Kewaspadaan Atas Upaya Penipuan Untuk Bekerja di Selandia Baru

KBRI Wellington akhir-akhir ini menerima banyak pertanyaan dan keluhan dari WNI yang berdiam di Indonesia dan yang sudah berada di Selandia Baru mengenai kesempatan kerja di Selandia Baru. KBRI menilai bahwa pertanyaan dan keluhan dimaksud disebabkan karena ada beberapa WNI telah merasa tertipu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab di Indonesia dengan memberikan harapan untuk bekerja di Selandia Baru dengan berbagai macam cara, tetapi pada akhirnya tidak dapat memenuhi janji yang telah diberikan padahal masyarakat kemungkinan sudah membayarkan sejumlah uang tertentu. Upaya-upaya penipuan dimaksud dapat dikategorikan kepada dua jenis, yaitu menjanjikan pekerjaan di sektor perkebunan dan sektor lain, atau menjanjikan bahwa dengan mengikuti kursus-kursus pendidikan, seseorang dapat bekerja sambilan di Selandia Baru.

Silakan download file asli di sini.


Menyikapi upaya penipuan jenis pertama, KBRI Wellington menilai perlu memberitahukan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa Selandia Baru memang mempunyai peluang pekerjaan di beberapa sektor, seperti perkebunan, peternakan dan sektor-sektor lain yang memerlukan ketrampilan khusus. Khusus untuk sektor perkebunan, pada saat ini Pemerintah Selandia Baru lebih memberikan prioritas pekerjaan pada warga negaranya, kemudian warga negara Pasifik, baru warga negara lain. Khusus untuk tenaga kerja dari Indonesia, kesempatan kerja hanya diberikan kepada perusahaan perkebunan Selandia Baru yang telah pernah mempekerjakan TKI sebelumnya. Jumlah TKI yang dapat diserap dalam kategori ini relatif sangat kecil.
Sedangkan untuk sektor lain di luar perkebunan, kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan relatif memerlukan ketrampilan khusus. Untuk mengetahui peluang kerja dan kualifikasi yang diperlukan dan sebelum menerima tawaran dari pihak-pihak yang menjanjikan pekerjaan di Selandia Baru, harap Saudara menghubungi website Imigrasi Selandia Baru : www.immigration.govt.nz atau menghubungi Kedutaan Selandia Baru di Jakarta telepon: (021) 573 5268 dan (021) (570 9460) atau fax (021) 579 50040 dan (021) (570 9457) atau email : nzembjak@cbn.net.id.
Menyikapi upaya penipuan kedua yang berkedok kursus-kusus singkat, KBRI Wellington perlu memberitahukan bahwa Imigrasi Selandia Baru memang dapat memberikan kesempatan kepada warga asing untuk mengikuti kursus-kursus singkat di Selandia Baru, misalnya kursus bahasa Inggris dan ketrampilan lainnya. Meskipun demikian, visa yang diberikan oleh Selandia Baru adalah jenis limited purposes visa yang tidak bisa dipergunakan untuk bekerja dan setelah 3 (tiga) bulan atau paling lama 6 (enam) bulan yang bersangkutan sudah harus kembali ke Indonesia. Selandia Baru memberikan visa belajar atau visa bekerja bagi warga asing yang memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan. Sehubungan dengan itu, KBRI menghimbau supaya masyarakat agar menghubungi terlebih dahulu Imigrasi Selandia Baru dan Kedutaan Selandia Baru di Jakarta melalui alamat dan nomor di atas, sebelum menerima tawaran-tawaran kursus-kursus atau sekolah yang menjanjikan bisa bekerja di Selandia Baru, tetapi pada kenyataannya tidak.
KBRI Wellington menyambut baik masuknya TKI ke Selandia Baru, tetapi hal itu harus didasarkan kepada ketentuan yang berlaku, baik itu ketentuan Selandia Baru maupun ketentuan Pemerintah Indonesia. Semua permintaan tenaga kerja dari Indonesia harus sepenuhnya didasarkan kepada ijin yang dikeluarkan oleh Departemen Tenaga Kerja Selandia Baru dan harus mendapatkan visa bekerja dari Imigrasi Selandia Baru yang dikeluarkan Kedutaan Selandia Baru di Jakarta. Selain itu,
pemberangkatan TKI ke Selandia Baru juga harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan dalam rangka penempatan dan perlindungan TKI di luar negeri.
Sehubungan dengan itu, KBRI Wellington menghimbau sekali lagi agar masyarakat tidak cepat percaya atas tawaran-tawaran kesempatan kerja di Selandia Baru dengan berbagai macam cara dan iming-iming serta harus mewaspadainya dengan menghubungi terlebih dahulu pihak-pihak yang berkompeten mengenai hal tersebut. Sekiranya, ada masyarakat yang memang sudah tertipu dan mempunyai bukti-bukti yang cukup tentang itu, KBRI menghimbau agar melaporkannya kepada pihak yang berwajib.
Demikian diberitahukan, supaya khalayak maklum.

Wellington, 18 April 2008
Fungsi Konsuler KBRI Wellington

Sumber: http://www.indonesianembassy.org.nz/consular/consular_pdf/PEMBERITAHUAN.pdf

Pasangan Hidup Sejati (Sebuah Renungan)

Suatu ketika, ada seorang pedagang kaya yang mempunyai 4 orang istri.

Dia mencintai istri yang keempat, dan menganugerahinya harta dan kesenangan yang banyak. Sebab, dialah yang tercantik diantara semua istrinya. Pria ini selalu memberikan yang terbaik buat istri keempatnya ini.



Pedagang itu juga mencintai istrinya yang ketiga. Dia sangat bangga dengan istrinya ini, dan selalu berusaha untuk memperkenalkan wanita ini kepada semua temannya. Namun, ia juga selalu khawatir kalau istrinya ini akan lari dengan pria yang lain.

Begitu juga dengan istri yang kedua. Ia pun sangat menyukainya. Ia adalah istri yang sabar dan pengertian. Kapanpun pedagang ini mendapat masalah, dia selalu meminta pertimbangan istrinya ini. Dialah tempat bergantung. Dia selalu menolong dan mendampingi suaminya, melewati masa-masa yang sulit.

Sama halnya dengan istri yang pertama. Dia adalah pasangan yang sangat setia. Dia selalu membawa perbaikan bagi kehidupan keluarga ini. Dialah yang merawat dan mengatur semua kekayaan dan usaha sang suami. Akan tetapi, sang pedagang tak begitu mencintainya. Walaupun sang istri pertama ini begitu sayang padanya, namun, pedagang ini tak begitu mempedulikannya.

Suatu ketika, si pedagang sakit. Lama kemudian, ia menyadari, bahwa ia akan segera meninggal. Dia meresapi semua kehidupan indahnya, dan berkata dalam hati. "Saat ini, aku punya 4 orang istri. Namun, saat aku meninggal, aku akan sendiri. Betapa menyedihkan jika aku harus hidup sendiri."

Lalu, ia meminta semua istrinya datang, dan kemudian mulai bertanya pada istri Keempatnya. "Kaulah yang paling kucintai, kuberikan kau gaun dan perhiasan yang indah. Nah, sekarang, aku akan mati, maukah kau mendampingiku dan menemaniku? Ia terdiam. "Tentu saja tidak, " jawab istri keempat, dan pergi begitu saja tanpa berkata-kata lagi. Jawaban itu sangat menyakitkan hati. Seakan-akan, ada pisau yang terhunus dan mengiris-iris hatinya.

Pedagang yang sedih itu lalu bertanya pada istri ketiga. "Akupun mencintaimu sepenuh hati, dan saat ini, hidupku akan berakhir. Maukah kau ikut denganku, dan menemani akhir hayatku? Istrinya menjawab, Hidup begitu indah disini. Aku akan menikah lagi jika kau mati. Sang pedagang begitu terpukul dengan ucapan ini.

Lalu, ia bertanya pada istri keduanya. "Aku selalu berpaling padamu setiap kali mendapat masalah. Dan kau selalu mau membantuku.Kini, aku butuh sekali pertolonganmu. Kalau ku mati, maukah kau ikut dan mendam pingiku? Sang istri menjawab pelan. "Maafkan aku," ujarnya" Aku tak bisa menolong mu kali ini. Aku hanya bisa mengantarmu hingga ke liang kubur saja. Nanti, akan kubuatkan makam yang indah buatmu. Jawaban itu seperti kilat yang menyambar. Sang pedagang kini merasa putus asa.

Tiba-tiba terdengar sebuah suara. "Aku akan tinggal denganmu. Aku akan ikut kemanapun kau pergi. Aku, tak akan meninggalkanmu, aku akan setia bersamamu. Sang pedagang lalu menoleh ke samping, dan mendapati istri pertamanya disana. Dia tampak begitu kurus. Badannya tampak seperti orang yang kelaparan. Merasa menyesal, sang pedagang lalu bergumam, "Kalau saja, aku bisa merawatmu lebih baik saat ku mampu, tak akan kubiarkan kau seperti ini, istriku."


KESIMPULANNYA

Sesungguhnya kita punya 4 orang istri dalam hidup ini.

Istri yang keempat, adalah tubuh kita. Seberapapun banyak waktu dan biaya yang kita keluarkan untuk tubuh kita supaya tampak indah dan gagah, semuanya akan hilang. Ia akan pergi segera kalau kita meninggal. Tak ada keindahan dan kegagahan yang tersisa saat kita menghadap-Nya.

Istri yang ketiga, adalah status sosial dan kekayaan. Saat kita meninggal, semuanya akan pergi kepada yang lain. Mereka akan berpindah, dan melupakan kita yang pernah memilikinya.

Sedangkan istri yang kedua, adalah kerabat dan teman-teman. Seberapapun dekat hubungan kita dengan mereka, mereka tak akan bisa bersama kita selamanya. Hanya sampai kuburlah mereka akan menemani kita.

Dan sesungguhnya, istri pertama kita adalah jiwa dan amal kita. Mungkin, kita sering mengabaikan, dan melupakannya demi kekayaan dan kesenangan pribadi. Namun, sebenarnya, hanya jiwa dan amal kita sajalah yang mampu untuk terus setia dan mendampingi kemanapun kita melangkah. Hanya amal yang mampu menolong kita di akhirat kelak.

Selagi mampu, perlakukanlah jiwa dan amal kita dengan bijak. Jangan sampai kita menyesal belakangan.

Sumber http://family100.multiply.com


Tempat Wisata di Wellington, New Zealand

Wellington...yeeee.., kota Wellington adalah ibu kota New Zealand. Kota yang khas dengan tiupan anginnya yang kencang, empat musim yang terjadi dalam waktu satu hari dan kota kecil yang cukup menyenangkan untuk di tinggali. Kota Wellington yang memiliki sembiyan Absolutely Positively Wellington ini menyediakan banyak tempat untuk hang out, dari yang gratisan sampai yang bayar raturan dolar.


Kota kecil ini sangat cocok bagi Anda yang ingin melanjutkan pendidikan. Selain akses yang mudah, kota ini juga menjadi salah satu kota teraman di New Zealand. Jadi tidak terlalu khawatir saat kita harus pulang malam karena mengerjakan tugas.

Kalau kita berkunjung ke Wellington, ada beberapa tempat wisata menarik yang saya sarankan untuk dikunjungi. Ada beberapa opsi yang bisa Anda pilih, tempat wisata yang berbasis alam dan budaya. Berikut ini adalah beberapa alternatif yang bisa Anda kunjungi.

Te Papa Museum


Museum ini memiliki koleksi yang lumayan lengkap. Dari sejarah tentang New Zealand, kebudayaan Maori, koleksi fosil hewan dan tumbuhan, simulasi gempa, media interaktif dan masih banyak lagi. Salah satu yang menarik perhatian adalah keberadaan cumi-cumi raksasa.

Botanic Garden


Ini adalah tempat wisata berbasis alam. Di thttp://www.blogger.com/img/blank.gifempat ini kita bisa juga mencoba naik cable car yang harga tiketnya sekitar 4 dolar. Musim summer adalah masa-masa yang cocok untuk kita berkunjung ke sini. Bukan hanya karena panasnya yang tidak terlalu menyengat, tapi juga karena banyak sekali bunga yang sedang bermekaran. Anda bisa melihat salah satu video yang lokasinya banyak di ambil di Botanic Garden ini. Silakan klik video itu di sini.


Karori Sanctuary


Untuk ke kita bisa naik bis nomer 3 dari kota Wellington. Perjalanan dengan bis sekitar 20 menitan, lalu jalan kaki sekitar 1 kilometeran. Di sini untuk tour siang hari kita harus membayar 14 dolar, kalau malam sekitar 60 dolar. Malam lebih mahal karena kita bisa berkesempatan melihat burung Kiwi.

Cuba Street dan Manners Mall

Ini adalah pusat lalu lintas para pedestrian di kota Wellington. Anda juga bisa mengunjungi are perbelanjaan Lambton Quay. Cukup dekat kok, dari Cuba Street lalu belok kiri ke Manners Street lalu belok kanan di Lambton Quay. Musim panas adalah masa-masa yang menyenangkan untuk berjalan kaki di area ini. Kita akan menjumpai atraksi jalanan di area ini.

Oke begitu dulu yaa...Nanti kita sambung lagi. Jika Anda ingin mengunjungi kota Wellington, silakan jangan ragu-ragu untuk berjumpa dengan saya. Terimakasih

Suku Maori, Penghuni Asli Selandia Baru



Suku Maori adalah suku asli penghuni Selandia Baru atau New Zealand. Populasi mereka saat ini di New Zealand berkisar 633.000 orang dan sekitar di Australia 73.000 di Australia. Mereka juga menyebar hidup di United Kingdom, Canada dan beberapa negara lainnya.


Suku Maori tidak memiliki catatan tertulis dalam sejarah mereka. Kebanyakan sejarah Maori diceritakan secara turun temurun dari mulut ke mulut. Hal inilah salah satu hal yang unik dari suku ini.

Secara perawakan fisik, orang-orang Maori memiliki warna kulit seperti umumnya orang Indonesia, coklat/sawo matang. Perbedaan mencolok adalah pada tinggi dan besar badan mereka. Jika orang-orang Indonesia memiliki ukuran tubuh rata-rata kecil dan pendek pada umumnya orang Asia, maka orang-orang Maori memiliki tinggi badan setara dengan orang-orang Eropa tapi berkulit coklat/sawo matang.

Kedatangan orang-orang Maori di kepulauan Selandia Baru diperkirakan pada abad ke 12. Orang-orang Maori jugalah yang diperkirakan menyebabkan terjadinya kepunahan spesies asli New Zealand seperti burung Moa, beberapa jenis angsa liar dan beberapa spesies asli Selandia Baru lainnya.

Budaya Maori saat ini telah menjadi icon atau ciri khas bagi Selandia Baru, hal ini berbeda dengan suku Aborigin di Australia yang benar-benar termarginalkan. Suku Maori di sini masih mendapatkan hak-hak mereka lebih baik meskipun sebenarnya mereka juga dimarginalkan oleh orang-orang kulit putih Eropa.

Tingkat pendidikan dan kesehatan mereka lebih rendah jika dibandingkan dengan orang-orang kulit putih. Tingkat pengangguran orang-orang Maori juga tinggi sehingga menyebabkan mereka dianggap sebagai pelaku tindak kejahatan. Hal inilah yang menjadi salah satu isu ketidaksamaan hak sebagai warga negara.

Ada banyak artefak atau hasil budaya suku Maori yang ditampilkan di museum Te Papa. Salah satu museum terbesar di kota Wellington dengan koleksi yang cukup lengkap. Seni ukir orang Maori dan tarian Haka menjadi ciri khas bagi negara ini. Salah satu koleksi di museum ini adalah dokumen Perjanjian Waitangi (The Treaty of Waitangi) yang ditanda tangani oleh pimpinan suku Maori dan pemerintahan kolonial Inggris pada tanggal 6 Februari 1840 yang mengakui kesamaan hak bangsa Maori dan kepemilikan atas tanah beserta properti mereka.

Perjanjian ini sampai saat ini tetap menjadi pertentangan akan kebenarannya karena perbedaan persepsi masing-masing pihak. Perjanjian ini menggunakan bahasa Inggris sedangkan pada waktu itu orang-orang Maori belum begitu memahami bahasa ini. Di sisi lain, orang Maori juga belum mengenal budaya tulis menulis.

Perjanjian ini sebenarnya di awali dengan kedatangan orang-orang Eropa di tahun 1642. Pada saat itulah kemudian secara perlahan-lahan orang-orang Eropa mulai berdatangan ke Selandia Baru yang akhirnya menyebabkan konflik di kedua belah pihak. Konflik ini akhirnya berusaha dipecahkan dengan Perjanjian Waitangi tersebut.

Video Kenangan di Selandia Baru

Berikut ini adalah video tentang New Zealand atau Selandia Baru. Beberapa lokasi yang menjadi tempat pengambilan gambar adalah Botanic Garden, Karori Sanctuary, Kilbirnie Mosque, Wellington City dan beberapa lokasi di kota Wellington.



Video Kenangan di Selandia Baru


Kheira Alexandrina Andoyo

src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjo2viLTK0reBORmQSaTtNo297OmBwzaYiqXTQtKb0h3goJ-SskAtK9knnAnATMltwU9yx_VyTZG7d-3morG3htaWDD3J_QNzQteaXeYwCNgese_uR62E8z0Pjd86RExTN-VC50W1ly_GQ/s320/Kheira+Alexandrina+Andoyo+%285%29.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409017171234867266" border="0" />









Kheira Alexandrina Andoyo



Kami Andoyo dan istri tercinta Eflita Meiyetriani beserta keluarga mengucakan rasa syukur pada Allah dan terimakasih kepada yang telah membantu dalam kehidupan kami.

Alhamdulillah, telah lahir putri pertama kami pada hari Kamis kurang lebih pukul 22.30 WIB di RS Mitra Keluarga Depok.

Mohon doanya agar menjadi anak yang sholehah, bermanfaat di dunia dan akhirat.

Kheira Alexandrina Andoyo

Anak Pertama Kami

Kami Andoyo dan istri tercinta Eflita Meiyetriani beserta keluarga mengucakan rasa syukur pada Allah dan terimakasih kepada yang telah membantu dalam kehidupan kami.

Alhamdulillah, telah lahir putri pertama kami pada hari Kamis kurang lebih pukul 22.30 WIB di RS Mitra Keluarga Depok.

Mohon doanya agar menjadi anak yang sholehah, bermanfaat di dunia dan akhirat.

Fotonya menyusul yaa...

Jalan-Jalan dari Wellington ke Island Bay Untuk Melihat Seal (Anjing Laut)

Perjalanan yang cukup melelahkan. Untuk pertama kalinya saya melihat Seal dengan mata kepala sendiri, tapi untuk mencapainya bukanlah hal yang mudah. Deddy Pasareken, teman saya menjadi guide dalam perjalanan ini.


Perjalanan ke Island Bay dari kota Wellington sekitar 30 menit dengan bus. Kita bisa memilih Bus Go Wellington nomor 1 dan nomor 4 untuk mencapai Island Bay, cukup bayar 6 dolar untuk tiket pulang pergi berkali-kali. Untuk selanjutnya kita harus berjalan sekitar 1,5 jam untuk mencapai di mana seal suka berjemur. Red Rock adalah salah satu bagian yang tidak bisa kita lewatkan.

Redrock sebenarnya adalah batuan yang berwarna merah, letaknya tidak jauh dari lokasi dimana seal berjemur.

Berhubung kami tidak memiliki kendaraan off road, maka kaki ini terpaksa harus menjadi kendaraan off road kami untuk mencapai lokasi di mana Seal ini berada. Perjalanan satu setengah jam di medan berpasir dan berbatu membuat perjalanan dan langkah kami bertambah berat. Hembusan angin dingin pun membuat perjalanan ini semakin berkesan.

Tidak banyak yang saya lihat memang, ini karena Seal-Seal ini sudah mulai bermigrasi ke arah selatan yang lebih dingin. Normalnya mereka ada di Island Bay dan sekitar Red Rock sekitar bulan Mei sampai Oktober. Kami datang ke sana bulan Oktober, di mana Seal ini sudah mulai melakukan migrasi.

Meskipun hanya sekitar empat ekor yang saya temui, sudah cukup puas. Puas jalannya dan puas perjuangannya. Hehe..., kami juga sempat melihat beberapa Posum, hewan yang menjadi hama bagi orang New Zealand. Satu ekor kami temukan mati terlindas kendaraan off road, yang lainnya berlarian di antara semak belukar di lereng pegunungan karang di sekitar lokasi Seal berada.

Hayooo...siapa yang mau ke sini? Silakan kontak kami. Kami siap menjadi guide Anda. Syukur-syukur kalau mau sekalian sewa kendaraan off road... Pengalaman jalan kaki yang tak terlupakan...

New Zealand, Banyak Orang yang Ingin Berangkat Ditipu oleh Agen Nakal

Ada banyak kejadian menyedihkan karena keinginan yang besar untuk kuliah dan bekerja di luar negeri akhirnya kandas di tengah jalan. Sedangkan mereka yang sudah tiba di New Zealand ternyata mendapatkan sesuatu yang tidak sesuai dengan yang dijanjikan saat masih di Indonesia.

Penipuan oleh agen atau pun secara perorangan kerap terjadi pada orang-orang yang ingin berangkat melanjutkan pendidikan atau bekerja. New Zealand, adalah salah satu negara yang cukup prospektif untuk para agen dalam mengais rejeki yang mungkin bisa dikatakan tidak halal. Letak yang jauh dari Indonesia, kurangnya informasi tentang negara ini, dan iming-iming mendapatkan pekerjaan mudah sembari bekerja adalah banyak hal yang menjadi peluang untuk mengelabui para korban.

Ada banyak kisah sedih dari beberapa korban yang saat ini berada di New Zealand. Beberapa orang dijanjikan bisa kuliah dan bekerja part time di Wellington secara layak akhirnya terpaksa harus terjerat dengan pinjaman yang sangat memberatkan pada beberapa lembaga.

Ada juga yang dijanjikan untuk mendapatkan kerja di perkebunan dan peternakan, sedangkan visa yang mereka bawa adalah visa visitor yang hanya berlaku tiga bulan. Mendapatkan pekerjaan di kebun tidaklah semudah yang dikatakan agen-agen tersebut, waktu tiga bulan akan sangat berat untuk mendapatkan sejumlah uang yang kita pakai untuk berangkat ke negara tersebut.

Memahami Konsep Para Agen Nakal

Agen menggunakan berbagai macam cara untuk menarik orang-orang yang ingin melanjutkan kuliah di luar negeri agar masuk ke dalam jerat mereka. Ada beberapa agen yang memang cukup transparan dan jujur dalam menyampaikan kondisi sebenarnya, ada juga beberapa oknum agen yang menghalalkan segala cara untuk menjerat korbanya. Semua agen yang baik dan buruk itu rata-rata memiliki lembaga resmi, entah itu lembaga pendidikan atau pun sejenis PJTKI.

Untuk agen pendidikan mereka akan mendapatkan sejumlah fee (uang) yang biasanya berkisar 5-30% dari nilai yang kita bayarkan ke lembaga pendidikan di New Zealand. Hal inilah kiranya yang kadang membuat agen gelap mata dan berusaha menarik orang sebanyak-banyaknya serta menggunakan cara-cara yang tidak jujur.

Beberapa kasus bahkan masuk ke dalam surat kabar ternama di Jakarta, Kalimantan Timur dan area Sulawesi. Presentasinya juga tidak tanggung-tanggung, karena pembiacaranya bertitel doktor dan menjadi salah satu pengajar di universitas ternama di Indonesia.

Sering mereka mengundang para akademisi, guru-guru, lembaga pendidikan dan dilaksanakan di hadapan pimpinan kepala daerah dengan janji belajar bahasa Inggris, program doktoral S3, S2, diploma dan sebagainya. Para calon korban ini biasanya dijanjikan bisa kuliah dan bekerja part time di kebun, di restoran, cleaner dan sebagainya.
Padahal misi sebenarnya adalah agar agen mendapatkan fee dari lembaga pendidikan terkait tanpa memikirkan nasib para korban saat mereka sampai di New Zealand nanti. Sering pula mereka juga mengatakan kalau memiliki kantor dan tempat tinggal sementara di New Zealand bagi para korban ini, padahal sebenarnya tidak.

Menghindari Penipuan Agen Nakal

Ada beberapa saran yang mudah-mudahan bisa digunakan untuk menghindari para agen-agen nakal ini. Menggali informasi sebanyak-banyaknya tentang negara yang akan kita kunjungi menjadi sesuatu yang wajib untuk kita lakukan. Jangan mudah percaya terhadap janji-janji para agen nakal, meskipun yang memberikan janji-janji itu pernah kuliah di New Zealand dan bergelar akademik tinggi.

Jika kita memiliki dana yang cukup, saya sarankan langsung meminta ke Kedutaan negara terkait agar lebih jelas prosedurnya, lebih legal hukum dan akan memberikan kemudahan bagi kita saat kita tiba di New Zealand kelak. Menghubungi teman-teman atau orang yang kita kenal yang berada di New Zealand secara langsung cara terbaik dan termudah untuk mendapatkan informasi selengkap-lengkapnya.

Beasiswa, pertukaran pelajar, perekrutan tenaga kerja secara legal, pembiayaan pribadi dan hal-hal yang dijalankan secara legal serta transparan adalah hal yang lebih baik untuk selanjutnya kita bisa memutuskan berangkat ke negeri Kiwi. Janganlah keinginan besar untuk kuliah dan bekerja di luar negeri membutakan mata hati kita sehingga kita tertipu dengan janji-janji, terjerat hutang puluhan juta rupiah dan terlunta-lunta jauh dari keluarga.

Artikel Terkait:
  1. Imigrasi New Zealand
  2. Mencari Flat atau Apartemen di Wellington

  3. Kerja Part Time di Wellington? Buka Website ini yah

  4. Kuliah di New Zealand, Universitas dan Polytechnic Terkemuka di New Zealand (North Island)

  5. Website Cari Flat/Apartemen di New Zealand, Khususnya Wellington



Mencari Flat atau Apartemen di Wellington

Hayooo...., siapa yang mau ke Wellington? Mau menginap dimana? Mau tidur dimana?


Ini pertanyaan dan teka-teki yang selalu menjadi pertanyaan setiap kali ingin menuju ke luar negeri, salah satunya ke Wellington New Zealand. Nanti kalau sampai di Wellington mau menginap dimana ya? Mahal apa murah ya?

Tips ini mudah-mudahan bermanfaat jika Anda untuk pertama kalinya berkesempatan untuk berangkat untuk melanjutkan kuliah atau bekerja di kota Wellington, New Zealand. Silakan di baca ya, kalau ada informasi yang ingin ditanyakan bisa kontak langsung ke saya.

Mengenal tata kota Wellington


Penggunaan Google Map di kota Wellington menurut saya sudah cukup optimal untuk mengetahui tata kota Wellington secara cukup detail. Pastikan tempat kuliah atau tempat bekerja Anda beralamat di mana, lalu search saja di Google Map. Dari sini nanti kita bisa memperkirakan berapa jauh jarak flat atau apartemen Anda. Kota Wellington bukanlah kota yang besar, jadi cukup mudah untuk mengeksplor kota ini.


View Larger Map

Membuka Website Penyedia Layanan Apartemen atau Flat

Ada beberapa website yang menyediakan informasi cukup lengkap tentang ketersediaan flat yang Anda inginkan. Untuk masalah ini silakan baca di artikel Website Cari Flat/Apartemen di New Zealand, Khususnya Wellington. Rincian harga dan map biasanya di lampirkan juga di website-website tersebut, jadi Anda bisa memperkirakan jauh dekatnya jarak antara flat dan tempat yang Anda tuju.

Mencari informasi teman-teman dari Indonesia yang ada di Wellington

Ini mungkin cara termudah untuk mendapatkan referensi flat di Wellington. Sekarang ada banyak fasilitas yang memungkinkan kita mendapatkan informasi orang-orang Indonesia yang hidup di Wellington, fasilitas Facebook dan Google bisa kita gunakan untuk mendapatkan informasi itu. Jika Anda masuk dan membaca artikel ini berarti Anda sudah menjalankan tips ini.

Itu dulu ya, terimakasih karena sudah membuka blog ini. Jika sempat silakan tinggalkan comment di bawah yaa...


Artikel Terkait:
  1. Website Cari Flat/Apartemen di New Zealand, Khususnya Wellington

  2. Wellington, Kota Berangin yang Indah Minim Debu

  3. Jalan dan Jalur Pedestrian di New Zealand

  4. Transportasi di New Zealand, Khususnya Wellington

  5. Kerja Part Time di Wellington? Buka Website ini yah







Doa Seorang Suami

Kehidupan berkeluarga itu ternyata lebih mengasyikkan dari yang kubayangkan...

Ada kebahagiaan saat bertemu keluarga tercinta...

Ada keberkahan dan kesenangan ketika bercanda berdua dengan istri yang disayangi...

Ada hati yang berdebar-debar menantikan kelahiran anak pertama...
Ada kedewasaan yang tumbuh untuk belajar bertanggung jawab...

Ada waktu untuk bermanja dan dimanja...

Ada pula pertengkaran kecil yang membuat kami saling menyayangi dan memahami...

Terimakasih ya Allah, Engkau telah menaikkan derajatku dari seorang bujangan menjadi seorang suami...

Jadikanlah hamba sebagai suami yang memberikan kemudahan dunia dan akhirat...

CINTA LAKI-LAKI BIASA (True Story)


Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada Februari 4, 2007

Artikel Bebas
30 Juli 2005 – 12:02


Menjelang hari H, Nania masih saja sulit mengungkapkan alasan kenapa dia mau menikah dengan lelaki itu. Baru setelah menengok ke belakang, hari-hari yang dilalui, gadis cantik itu sadar, keheranan yang terjadi bukan semata miliknya, melainkan menjadi milik banyak orang; Papa dan Mama, kakak-kakak, tetangga, dan teman-teman Nania. Mereka ternyata sama herannya.


Kenapa? Tanya mereka di hari Nania mengantarkan surat undangan.


Saat itu teman-teman baik Nania sedang duduk di kantin menikmati hari-hari sidang yang baru saja berlalu. Suasana sore di kampus sepi. Berpasang-pasang mata tertuju pada gadis itu.


Tiba-tiba saja pipi Nania bersemu merah, lalu matanya berpijar bagaikan lampu neon limabelas watt. Hatinya sibuk merangkai kata-kata yg barangkali beterbangan di otak melebihi kapasitas. Mulut Nania terbuka. Semua menunggu. Tapi tak ada apapun yang keluar dari sana. Ia hanya menarik nafas, mencoba bicara dan? menyadari, dia tak punya kata-kata!


Dulu gadis berwajah indo itu mengira punya banyak jawaban, alasan detil dan spesifik, kenapa bersedia menikah dengan laki-laki itu. Tapi kejadian di kampus adalah kali kedua Nania yang pintar berbicara mendadak gagap. Yang pertama terjadi tiga bulan lalu saat Nania menyampaikan keinginan Rafli untuk melamarnya. Arisan keluarga Nania dianggap momen yang tepat karena semua berkumpul, bahkan hingga generasi ketiga, sebab kakak-kakaknya yang sudah berkeluarga membawa serta buntut mereka.


Kamu pasti bercanda!


Nania kaget. Tapi melihat senyum yang tersungging di wajah kakak tertua, disusul senyum serupa dari kakak nomor dua, tiga, dan terakhir dari Papa dan Mama membuat Nania menyimpulkan: mereka serius ketika mengira Nania bercanda.


Suasana sekonyong-konyong hening. Bahkan keponakan-keponakan Nania yang balita melongo dengan gigi-gigi mereka yang ompong. Semua menatap Nania!


Nania serius! tegasnya sambil menebak-nebak, apa lucunya jika Rafli memang melamarnya.


Tidak ada yang lucu, suara Papa tegas, Papa hanya tidak mengira Rafli berani melamar anak Papa yang paling cantik!


Nania tersenyum. Sedikit lega karena kalimat Papa barusan adalah pertanda baik. Perkiraan Nania tidak sepenuhnya benar sebab setelah itu berpasang-pasang mata kembali menghujaninya, seperti tatapan mata penuh selidik seisi ruang pengadilan pada tertuduh yang duduk layaknya pesakitan.


Tapi Nania tidak serius dengan Rafli, kan? Mama mengambil inisiatif bicara, masih seperti biasa dengan nada penuh wibawa, maksud Mama siapa saja boleh datang melamar siapapun, tapi jawabannya tidak harus iya, toh?


Nania terkesima.


Kenapa?


Sebab kamu gadis Papa yang paling cantik.


Sebab kamu paling berprestasi dibandingkan kami. Mulai dari ajang busana, sampai lomba beladiri. Kamu juga juara debat bahasa Inggris, juara baca puisi seprovinsi. Suaramu bagus!


Sebab masa depanmu cerah. Sebentar lagi kamu meraih gelar insinyur. Bakatmu yang lain pun luar biasa. Nania sayang, kamu bisa mendapatkan laki-laki manapun yang kamu mau!


Nania memandangi mereka, orang-orang yang amat dia kasihi, Papa, kakak-kakak, dan terakhir Mama. Takjub dengan rentetan panjang uraian mereka atau satu kata ‘kenapa’ yang barusan Nania lontarkan.


Nania Cuma mau Rafli, sahutnya pendek dengan airmata mengambang di kelopak.


Hari itu dia tahu, keluarganya bukan sekadar tidak suka, melainkan sangat tidak menyukai Rafli. Ketidaksukaan yang mencapai stadium empat. Parah.


Tapi kenapa?


Sebab Rafli cuma laki-laki biasa, dari keluarga biasa, dengan pendidikan biasa, berpenampilan biasa, dengan pekerjaan dan gaji yg amat sangat biasa.


Bergantian tiga saudara tua Nania mencoba membuka matanya.


Tak ada yang bisa dilihat pada dia, Nania!


Cukup!


Nania menjadi marah. Tidak pada tempatnya ukuran-ukuran duniawi menjadi parameter kebaikan seseorang menjadi manusia. Di mana iman, di mana tawakkal hingga begitu mudah menentukan masa depan seseorang dengan melihat pencapaiannya hari ini?


Sayangnya Nania lagi-lagi gagal membuka mulut dan membela Rafli. Barangkali karena Nania memang tidak tahu bagaimana harus membelanya. Gadis itu tak punya fakta dan data konkret yang bisa membuat Rafli tampak ‘luar biasa’. Nania Cuma punya idealisme berdasarkan perasaan yang telah menuntun Nania menapaki hidup hingga umur duapuluh tiga. Dan nalurinya menerima Rafli. Di sampingnya Nania bahagia.


Mereka akhirnya menikah.


***


Setahun pernikahan.


Orang-orang masih sering menanyakan hal itu, masih sering berbisik-bisik di belakang Nania, apa sebenarnya yang dia lihat dari Rafli. Jeleknya, Nania masih belum mampu juga menjelaskan kelebihan-kelebihan Rafli agar tampak di mata mereka.


Nania hanya merasakan cinta begitu besar dari Rafli, begitu besar hingga Nania bisa merasakannya hanya dari sentuhan tangan, tatapan mata, atau cara dia meladeni Nania. Hal-hal sederhana yang membuat perempuan itu sangat bahagia.


Tidak ada lelaki yang bisa mencintai sebesar cinta Rafli pada Nania.


Nada suara Nania tegas, mantap, tanpa keraguan.


Ketiga saudara Nania hanya memandang lekat, mata mereka terlihat tak percaya.


Nia, siapapun akan mudah mencintai gadis secantikmu! Kamu adik kami yang tak hanya cantik, tapi juga pintar! Betul. Kamu adik kami yang cantik, pintar, dan punya kehidupan sukses!


Nania merasa lidahnya kelu. Hatinya siap memprotes. Dan kali ini dilakukannya sungguh-sungguh. Mereka tak boleh meremehkan Rafli.


Beberapa lama keempat adik dan kakak itu beradu argumen.


Tapi Rafli juga tidak jelek, Kak!
Betul. Tapi dia juga tidak ganteng kan?


Rafli juga pintar!
Tidak sepintarmu, Nania.


Rafli juga sukses, pekerjaannya lumayan. Hanya lumayan, Nania. Bukan sukses. Tidak sepertimu.


Seolah tak ada apapun yang bisa meyakinkan kakak-kakaknya, bahwa adik mereka beruntung mendapatkan suami seperti Rafli. Lagi-lagi percuma.


Lihat hidupmu, Nania. Lalu lihat Rafli!
Kamu sukses, mapan, kamu bahkan tidak perlu lelaki untuk menghidupimu.


Teganya kakak-kakak Nania mengatakan itu semua. Padahal adik mereka sudah menikah dan sebentar lagi punya anak.


Ketika lima tahun pernikahan berlalu, ocehan itu tak juga berhenti. Padahal Nania dan Rafli sudah memiliki dua orang anak, satu lelaki dan satu perempuan. Keduanya menggemaskan. Rafli bekerja lebih rajin setelah mereka memiliki anak-anak. Padahal itu tidak perlu sebab gaji Nania lebih dari cukup untuk hidup senang. Tak apa, kata lelaki itu, ketika Nania memintanya untuk tidak terlalu memforsir diri. Gaji Nania cukup, maksud Nania jika digabungkan dengan gaji Abang.


Nania tak bermaksud menyinggung hati lelaki itu. Tapi dia tak perlu khawatir sebab suaminya yang berjiwa besar selalu bisa menangkap hanya maksud baik..


Sebaiknya Nania tabungkan saja, untuk jaga-jaga. Ya? Lalu dia mengelus pipi Nania dan mendaratkan kecupan lembut. Saat itu sesuatu seperti kejutan listrik menyentakkan otak dan membuat pikiran Nania cerah.


Inilah hidup yang diimpikan banyak orang. Bahagia!


Pertanyaan kenapa dia menikahi laki-laki biasa, dari keluarga biasa, dengan pendidikan biasa, berpenampilan biasa, dengan pekerjaan dan gaji yang amat sangat biasa, tak lagi mengusik perasaan Nania. Sebab ketika bahagia, alasan-alasan menjadi tidak penting.


Menginjak tahun ketujuh pernikahan, posisi Nania di kantor semakin gemilang, uang mengalir begitu mudah, rumah Nania besar, anak-anak pintar dan lucu, dan Nania memiliki suami terbaik di dunia. Hidup perempuan itu berada di puncak!


Bisik-bisik masih terdengar, setiap Nania dan Rafli melintas dan bergandengan mesra. Bisik orang-orang di kantor, bisik tetangga kanan dan kiri, bisik saudara-saudara Nania, bisik Papa dan Mama.


Sungguh beruntung suaminya. Istrinya cantik.
Cantik ya? dan kaya!


Tak imbang!

Dulu bisik-bisik itu membuatnya frustrasi. Sekarang pun masih, tapi Nania belajar untuk bersikap cuek tidak peduli. Toh dia hidup dengan perasaan bahagia yang kian membukit dari hari ke hari.


Tahun kesepuluh pernikahan, hidup Nania masih belum bergeser dari puncak. Anak-anak semakin besar. Nania mengandung yang ketiga. Selama kurun waktu itu, tak sekalipun Rafli melukai hati Nania, atau membuat Nania menangis.


***


Bayi yang dikandung Nania tidak juga mau keluar. Sudah lewat dua minggu dari waktunya.

Plasenta kamu sudah berbintik-bintik. Sudah tua, Nania. Harus segera dikeluarkan!

Mula-mula dokter kandungan langganan Nania memasukkan sejenis obat ke dalam rahim Nania. Obat itu akan menimbulkan kontraksi hebat hingga perempuan itu merasakan sakit yang teramat sangat. Jika semuanya normal, hanya dalam hitungan jam, mereka akan segera melihat si kecil.


Rafli tidak beranjak dari sisi tempat tidur Nania di rumah sakit. Hanya waktu-waktu shalat lelaki itu meninggalkannya sebentar ke kamar mandi, dan menunaikan shalat di sisi tempat tidur. Sementara kakak-kakak serta orangtua Nania belum satu pun yang datang.


Anehnya, meski obat kedua sudah dimasukkan, delapan jam setelah obat pertama, Nania tak menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan. Rasa sakit dan melilit sudah dirasakan Nania per lima menit, lalu tiga menit. Tapi pembukaan berjalan lambat sekali.


Baru pembukaan satu. Belum ada perubahan, Bu. Sudah bertambah sedikit, kata seorang suster empat jam kemudian menyemaikan harapan.


Sekarang pembukaan satu lebih sedikit. Nania dan Rafli berpandangan. Mereka sepakat suster terakhir yang memeriksa memiliki sense of humor yang tinggi.


Tigapuluh jam berlalu. Nania baru pembukaan dua. Ketika pembukaan pecah, didahului keluarnya darah, mereka terlonjak bahagia sebab dulu-dulu kelahiran akan mengikuti setelah ketuban pecah. Perkiraan mereka meleset.


Masih pembukaan dua, Pak! Rafli tercengang. Cemas. Nania tak bisa menghibur karena rasa sakit yang sudah tak sanggup lagi ditanggungnya. Kondisi perempuan itu makin payah. Sejak pagi tak sesuap nasi pun bisa ditelannya.


Bang? Rafli termangu. Iba hatinya melihat sang istri memperjuangkan dua kehidupan.


Dokter?


Kita operasi, Nia. Bayinya mungkin terlilit tali pusar.

Mungkin? Rafli dan Nania berpandangan. Kenapa tidak dari tadi kalau begitu? Bagaimana jika terlambat?


Mereka berpandangan, Nania berusaha mengusir kekhawatiran. Ia senang karena Rafli tidak melepaskan genggaman tangannya hingga ke pintu kamar operasi. Ia tak suka merasa sendiri lebih awal.


Pembiusan dilakukan, Nania digiring ke ruangan serba putih. Sebuah sekat ditaruh di perutnya hingga dia tidak bisa menyaksikan ketrampilan dokter-dokter itu. Sebuah lagu dimainkan. Nania merasa berada dalam perahu yang diguncang ombak. Berayun-ayun. Kesadarannya naik-turun. Terakhir, telinga perempuan itu sempat menangkap teriakan-teriakan di sekitarnya, dan langkah-langkah cepat yang bergerak, sebelum kemudian dia tak sadarkan diri.


Kepanikan ada di udara. Bahkan dari luar Rafli bisa menciumnya. Bibir lelaki itu tak berhenti melafalkan zikir.


Seorang dokter keluar, Rafli dan keluarga Nania mendekat.


Pendarahan hebat!


Rafli membayangkan sebuah sumber air yang meluap, berwarna merah. Ada varises di mulut rahim yang tidak terdeteksi dan entah bagaimana pecah! Bayi mereka selamat, tapi Nania dalam kondisi kritis.


Mama Nania yang baru tiba, menangis. Papa termangu lama sekali. Saudara-saudara Nania menyimpan isak, sambil menenangkan orangtua mereka.


Rafli seperti berada dalam atmosfer yang berbeda. Lelaki itu tercenung beberapa saat, ada rasa cemas yang mengalir di pembuluh-pembuluh darahnya dan tak bisa dihentikan, menyebar dan meluas cepat seperti kanker.


Setelah itu adalah hari-hari penuh doa bagi Nania.



***


Sudah seminggu lebih Nania koma. Selama itu Rafli bolak-balik dari kediamannya ke rumah sakit. Ia harus membagi perhatian bagi Nania dan juga anak-anak. Terutama anggota keluarganya yang baru, si kecil. Bayi itu sungguh menakjubkan, fisiknya sangat kuat, juga daya hisapnya. Tidak sampai empat hari, mereka sudah oleh membawanya pulang.


Mama, Papa, dan ketiga saudara Nania terkadang ikut menunggui Nania di rumah sakit, sesekali mereka ke rumah dan melihat perkembangan si kecil. Walau tak banyak, mulai terjadi percakapan antara pihak keluarga Nania dengan Rafli.


Lelaki itu sungguh luar biasa. Ia nyaris tak pernah meninggalkan rumah sakit, kecuali untuk melihat anak-anak di rumah. Syukurnya pihak perusahaan tempat Rafli bekerja mengerti dan memberikan izin penuh. Toh, dedikasi Rafli terhadap kantor tidak perlu diragukan.


Begitulah Rafli menjaga Nania siang dan malam. Dibawanya sebuah Quran kecil, dibacakannya dekat telinga Nania yang terbaring di ruang ICU. Kadang perawat dan pengunjung lain yang kebetulan menjenguk sanak famili mereka, melihat lelaki dengan penampilan sederhana itu bercakap-cakap dan bercanda mesra..


Rafli percaya meskipun tidak mendengar, Nania bisa merasakan kehadirannya.


Nania, bangun, Cinta? Kata-kata itu dibisikkannya berulang-ulang sambil mencium tangan, pipi dan kening istrinya yang cantik.


Ketika sepuluh hari berlalu, dan pihak keluarga mulai pesimis dan berfikir untuk pasrah, Rafli masih berjuang. Datang setiap hari ke rumah sakit, mengaji dekat Nania sambil menggenggam tangan istrinya mesra. Kadang lelaki itu membawakan buku-buku kesukaan Nania ke rumah sakit dan membacanya dengan suara pelan. Memberikan tambahan di bagian ini dan itu. Sambil tak bosan-bosannya berbisik,


Nania, bangun, Cinta? Malam-malam penantian dilewatkan Rafli dalam sujud dan permohonan. Asalkan Nania sadar, yang lain tak jadi soal. Asalkan dia bisa melihat lagi cahaya di mata kekasihnya, senyum di bibir Nania, semua yang menjadi sumber semangat bagi orang-orang di sekitarnya, bagi Rafli.


Rumah mereka tak sama tanpa kehadiran Nania. Anak-anak merindukan ibunya. Di luar itu Rafli tak memedulikan yang lain, tidak wajahnya yang lama tak bercukur, atau badannya yang semakin kurus akibat sering lupa makan.


Ia ingin melihat Nania lagi dan semua antusias perempuan itu di mata, gerak bibir, kernyitan kening, serta gerakan-gerakan kecil lain di wajahnya yang cantik. Nania sudah tidur terlalu lama.


Pada hari ketigapuluh tujuh doa Rafli terjawab. Nania sadar dan wajah penat Rafli adalah yang pertama ditangkap matanya.


Seakan telah begitu lama. Rafli menangis, menggenggam tangan Nania dan mendekapkannya ke dadanya, mengucapkan syukur berulang-ulang dengan airmata yang meleleh.


Asalkan Nania sadar, semua tak penting lagi.


Rafli membuktikan kata-kata yang diucapkannya beratus kali dalam doa. Lelaki biasa itu tak pernah lelah merawat Nania selama sebelas tahun terakhir. Memandikan dan menyuapi Nania, lalu mengantar anak-anak ke sekolah satu per satu. Setiap sore setelah pulang kantor, lelaki itu cepat-cepat menuju rumah dan menggendong Nania ke teras, melihat senja datang sambil memangku Nania seperti remaja belasan tahun yang sedang jatuh cinta.


Ketika malam Rafli mendandani Nania agar cantik sebelum tidur. Membersihkan wajah pucat perempuan cantik itu, memakaikannya gaun tidur. Ia ingin Nania selalu merasa cantik. Meski seringkali Nania mengatakan itu tak perlu. Bagaimana bisa merasa cantik dalam keadaan lumpuh?


Tapi Rafli dengan upayanya yang terus-menerus dan tak kenal lelah selalu meyakinkan Nania, membuatnya pelan-pelan percaya bahwa dialah perempuan paling cantik dan sempurna di dunia. Setidaknya di mata Rafli.


Setiap hari Minggu Rafli mengajak mereka sekeluarga jalan-jalan keluar. Selama itu pula dia selalu menyertakan Nania. Belanja, makan di restoran, nonton bioskop, rekreasi ke manapun Nania harus ikut. Anak-anak, seperti juga Rafli, melakukan hal yang sama, selalu melibatkan Nania. Begitu bertahun-tahun.


Awalnya tentu Nania sempat merasa risih dengan pandangan orang-orang di sekitarnya. Mereka semua yang menatapnya iba, lebih-lebih pada Rafli yang berkeringat mendorong kursi roda Nania ke sana kemari. Masih dengan senyum hangat di antara wajahnya yang bermanik keringat.


Lalu berangsur Nania menyadari, mereka, orang-orang yang ditemuinya di jalan, juga tetangga-tetangga, sahabat, dan teman-teman Nania tak puas hanya memberi pandangan iba, namun juga mengomentari, mengoceh, semua berbisik-bisik.


Baik banget suaminya! Lelaki lain mungkin sudah cari perempuan kedua!

Nania beruntung! Ya, memiliki seseorang yang menerima dia apa adanya.


Tidak, tidak cuma menerima apa adanya, kalian lihat bagaimana suaminya memandang penuh cinta. Sedikit pun tak pernah bermuka masam!


Bisik-bisik serupa juga lahir dari kakaknya yang tiga orang, Papa dan Mama.

Bisik-bisik yang serupa dengungan dan sempat membuat Nania makin frustrasi, merasa tak berani, merasa?


Tapi dia salah. Sangat salah. Nania menyadari itu kemudian. Orang-orang di luar mereka memang tetap berbisik-bisik, barangkali selamanya akan selalu begitu. Hanya saja, bukankah bisik-bisik itu kini berbeda bunyi?


Dari teras Nania menyaksikan anak-anaknya bermain basket dengan ayah mereka.. Sesekali perempuan itu ikut tergelak melihat kocak permainan.


Ya. Duapuluh dua tahun pernikahan. Nania menghitung-hitung semua, anak-anak yang beranjak dewasa, rumah besar yang mereka tempati, kehidupan yang lebih dari yang bisa dia syukuri. Meski tubuhnya tak berfungsi sempurna. Meski kecantikannya tak lagi sama karena usia, meski karir telah direbut takdir dari tangannya.


Waktu telah membuktikan segalanya. Cinta luar biasa dari laki-laki biasa yang tak pernah berubah, untuk Nania.

Seperti yg diceritakan oleh seorang sahabat..

- Asma Nadia -



Komik Pertama Buatan Saya


Halo Pembaca setia blog saya. Mohon maaf yaa. Ini lagi asyik belajar untuk membuat komik. Mudah-mudahan ada yang suka.

Pembuatan komik ini berawal dari tugas kuliah yang diberikan kepada saya. Awalnya saya bingung mau membuat komik tentang apa, alhamdulillah akhirnya ide untuk membantu menghentikan pembalakan liar yang sering terjadi di Indonesia dan di belahan negara lain menjadi tema dalam komik ini.

Ada banyak keterbatasan yang ternyata saya miliki untuk pembuatan komik pertama ini, tapi mudah-mudahan maksudnya bisa diterima dan mengena bagi para Pembaca.

Ada kritik, saran dan mungkin pesanan untuk membuat komik jenis lain silakan sampaikan saja yaa... Hehe..., saya akan menerimanya dengan senang hati...

Mengelola Email Yahoo



Sering teman-teman bertanya bagaimana cara untuk membuat account email Yahoo kita bisa kita kelola di Microsoft Outlook atau Outlook Express. Kenyataannya memang hal ini sulit untuk kita lakukan karena Yahoo tidak menyediakan fasilitas POP3. Silakan download Yahoo Zimbra.

Jika Anda berminat untuk mengelola account email Yahoo Anda semudah di Outlook, Anda bisa mendownload dan menginstall aplikasi Yahoo Zimbra di laptop atau PC Anda. Saya yakin aplikasi ini akan berguna bagi Anda semudah Anda menggunakan aplikasi Outlook standar Window.

Saya sudah menggunakan aplikasi ini lebih dari 3 bulan dan memang cukup memuaskan. Anda bukan hanya bisa membaca arsip email Anda secara offline, tapi juga bisa mengirimkan email semudah kita menulis dan mengirimkan email secara langsung seperti di Outlook tanpa membuka situs atau website Yahoo.

Data contact, email di outbox dan inbox, termasuk draft langsung bisa Anda unduh menggunakan aplikasi ini. Sungguh sangat mudah untuk digunakan.

Download IELTS Test Complete and Answer Key

IELTS or International English Language Testing System is an international standarised tes of English language proficiency. This test is joinly manage by University of Cambridge ESOL Examination, the British Council and IDP Education Australia. It was establised in 1989.


There are four system of the tests will be held in the IELTS test, speaking, listening, reading and writing. You can download one of complete sample of IELTS test with the answer key (Speaking task, Reading task, listening task and writing task) from this site that was published by Oxford University.

Related posting:
  1. Download TheSage English Dictionary and Thesaurus v1.4.0

  2. Download IELTS Handbook

  3. Download IELTS and TOEFL Informatioan

Puasa Ramadhan di New Zealand

Terdengar adzan subuh tanda waktu makan sahur kami sudah selesai. Adzan itu terdengar bukan dari masjid atau dari mushola sebagaimana yang biasa kita dengar saat kita berada di Indonesia.

Hanya program Saalat Time yang kami install di komputer dan panduan waktu buka puasa dan sahur yang kami download dari website lembaga resmi muslim yang mengurusi masalah di New Zealand yaitu FIANZ inilah yang selalu setia mengingatkan kami akan tanda kapan waktu buka dan sahur kami.


Silakan download program Saalat Time jika Anda mau, karena akan sangat membantu.

Jika saya bandingkan, perbedaan antara waktu yang tertera di program Saalat Time dan timetable waktu shalat yang diperhitungkan oleh ulama-ulama FIANZ hanya terdapat perbedaan sekitar 5 menitan. Untuk masalah ini Mufti di sini memperbolehkan perbedaan waktu 5 menit tersebut. Jadi jika ingin berbuka atau sahur, kita bisa membandingkan mana yang mau dipakai. Saya sangat berterimakasih sekali kepada para programer yang telah membuat software pengingat shalat tersebut, mudah-mudahan Allah memudahkan hidupnya di dunia dan akhirat.


Silakan klik link ini jika Anda ingin mengetahui aktifitas muslim di New Zealand FIANZ (
The Federation of Islamic Associations of New Zealand).

Hari ini adalah hari ke 15 kami menjalankan ibadah puasa, tidak banyak hal berubah dengan aktifitas kami di sini. Suasana Ramadhan benar-benar sangat berbeda dengan yang saya rasakan saat saya berada di Indonesia. Susahnya mendapatkan makanan dari restoran dan cafe-cafe yang ada di Wellington membuat kami harus rajin memasak. Sungguh suasana yang berbeda, di sinilah Allah memberikan ujiannya untuk seorang muslim yang pertama kalinya hidup dan menjalankan ibadah puasa di luar negeri. Beberapa teman memilih untuk tidak menjalankan ibadah puasa karena hal ini.

Masak makanan sendiri

Halal Butcher, inilah tempat favorit yang harus saya kunjungi untuk mendapatkan stock daging sapi, kambing atau ayam potong yang murah se
kaligus juga halal. Tidak banyak penyedia makanan halal di Wellington, sehingga kami harus berhati-hati saat menyiapkan makanan untuk puasa kami. Anda bisa membeli ikan dan produk lainnya jika takut daging yang Anda beli tidak halal yang cukup banyak tersedia di toko-toko sekitar Wellington.

Memasak adalah aktifitas yang cukup mengasyikan saat mempersiapkan makan sahur dan buka puasa. Soalnya kita akan sulit mendapatkan makanan buka puasa siap saji seperti kolak, bubur dan es kelapa yang dengan mudah kita bisa dapatkan di sekitar rumah kita di Indonesia. Hampir semuanya harus kita masak sendiri. Harus ada daftar menu yang disiapkan setiap harinya, jadi mau tidak mau akhirnya kami bisa memasak sendiri di sini.

Saya teringat saat tahun kemarin masih menjalankan ibadah puasa di Surabaya. Mudah banget mendapatkan makanan buka dan es kelapa muda di sekitar Royal Plasa, Citos dan di sekitar kampus Petra di daerah Kertomenanggal. Tapi sekarang di sini, suasananya serba berbeda. Kolak harus bikin sendiri, bubur bikin sendiri, makan utama juga harus masak sendiri.

Alhamdulillah-nya, inilah kenikmatan yang diberikan oleh Allah untuk merasakan berkah puasa di negeri orang. Jarang orang mendapatkan kesempatan seperti ini. Waktu puasa di New Zealand yang tidak terlalu ekstrim antara siang dan malamnya juga membuat kami enjoy menikmati ibadah ini.

Di sini saya jadi mengerti kenapa pelaksanaan puasa kenapa dijalankan berdasarkan penanggalan bulan atau Qomariyah. Saat di Indonesia mungkin kita belum mau berpikir tentang hal ini karena Indonesia yang cuma ada dua musim, musim penghujan dan musim kemarau.

Inilah berkah kenapa Puasa Ramadhan dijalankan berdasarkan penanggalan bulan, bukan penanggalan berdasarkan matahari. Adanya 4 musim dengan perbedaan waktu siang dan malam yang ekstrim, kadang siang lebih panjang dan kadang malam lebih panjang tentunya akan membuat puasa Anda menjadi terasa berat dan terasa ringan. Dengan pelaksanaan puasa berdasarkan penanggalan bulan, maka kita akan melaksanakan puasa di musim-musim yang berbeda, tidak melulu di musim dingin. Akan ada variasi puasa tiap tahunnya, bisa jadi tahun ini puasa tahun ini di musim panan (summer), maka bisa jadi tahun depan kita mendapatkan puasa di musim semi (spring).

Coba dijalankan berdasarkan penanggalan matahari, tentunya kita akan yang di sini atau saudara-saudara muslim kita yang hidup di negara dengan perbedaan siang dan malam yang ekstrim seperti di Canda dan Finlandia tentunya akan merasa keberatan. Alhamdulillah...

Artikel terkait:

  1. Download Program Saalat Time
  2. Halal Butcher Wellington
  3. Wellington Mosque, Kilbirnie

Mengenal Wong Fei Hung yang Ternyata Seorang Muslim

Sudah banyak orang yang tahu bahwa tokoh bahari legendaris asal Cina, Sam Poo Kong alias Muhammad Cheng Ho adalah seorang Muslim. Namun nampaknya masih banyak yang belum tahu bahwa masih banyak tokoh China legendaris yang ternyata beragama Islam. Dua di antaranya ialah Wong Fei Hung dan Judge Bao.


Selama ini kita hanya mengenal Wong Fei Hung sebagai jagoan Kung fu dalam film Once Upon A Time in China. Dalam film itu, karakter Wong Fei Hung diperankan oleh aktor terkenal Hong Kong, Jet Li. Namun siapakah sebenarnya Wong Fei Hung?



Wong Fei Hung adalah seorang Ulama, Ahli Pengobatan, dan Ahli Beladiri legendaris yang namanya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China oleh pemerintah China. Namun Pemerintah China sering berupaya mengaburkan jatidiri Wong Fei Hung sebagai seorang muslim demi menjaga supremasi kekuasaan Komunis di China.



Wong Fei-Hung dilahirkan pada tahun 1847 di Kwantung (Guandong) dari keluarga muslim yang taat. Nama Fei pada Wong Fei Hung merupakan dialek Canton untuk menyebut nama Arab, Fais. Sementara Nama Hung juga merupakan dialek Kanton untuk menyebut nama Arab, Hussein. Jadi, bila di-bahasa-arab-kan, namanya ialah Faisal Hussein Wong.



Ayahnya, Wong Kay-Ying adalah seorang ulama dan tabib ahli ilmu pengobatan tradisional Tiongkok serta ahli beladiri tradisional Tiongkok (Wushu). Ayahnya memiliki sebuah klinik pengobatan bernama Po Chi Lam di Canton (Ibukota Guandong). Won Kay-Ying merupakan ulama yang memiliki kemampuan wushu tingkat tinggi pada masa itu sehingga dikenal sebagai salah satu Sepuluh Macan Kwantung. Posisi Macan Kwantung ini di kemudian hari diwariskannya kepada Wong Fei Hung.



Kombinasi antara pengatahuan, ilmu pengobatan tradisional dan bela diri serta ditunjang oleh keluhuran budi pekerti sebagai Muslim membuat keluarga Wong sering turun tangan membantu orang-orang lemah dan tertindas pada masa itu. Karena itulah masyarakat Kwantung sangat menghormati dan mengidolakan Keluarga Wong.



Pasien klinik keluarga Wong yang meminta bantuan pengobatan umumnya berasal dari kalangan miskin yang tidak mampu membayar biaya pengobatan. Walau begitu, Keluarga Wong tetap membantu setiap pasien yang datang dengan sungguh-sungguh. Keluarga Wong tidak pernah pandang bulu dalam membantu, tanpa memedulikan suku, ras, agama, semua dibantu tanpa pamrih.



Secara rahasia, keluarga Wong terlibat aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Dinasti Ch’in yang korup dan penindas. Dinasti Ch’in ialah Dinasti yang merubuhkan kekuasaan Dinasti Yuan yang memerintah sebelumnya. Dinasti Yuan ini dikenal sebagai satu-satunya Dinasti Kaisar Cina yang anggota keluarganya banyak yang memeluk agama Islam.



Wong Fei-Hung mulai mengasah bakat beladirinya sejak berguru kepada Luk Ah-Choi yang juga pernah menjadi guru ayahnya. Luk Ah-Choi inilah yang kemudian mengajarinya dasar-dasar jurus Hung Gar yang membuat Fei Hung sukses melahirkan Jurus Tendangan Tanpa Bayangan yang legendaris. Dasar-dasar jurus Hung Gar ditemukan, dikembangkan dan merupakan andalan dari Hung Hei-Kwun, kakak seperguruan Luk Ah-Choi. Hung Hei-Kwun adalah seorang pendekar Shaolin yang lolos dari peristiwa pembakaran dan pembantaian oleh pemerintahan Dinasti Ch’in pada 1734.



Hung Hei-Kwun ini adalah pemimpin pemberontakan bersejarah yang hampir mengalahkan dinasti penjajah Ch’in yang datang dari Manchuria (sekarang kita mengenalnya sebagai Korea). Jika saja pemerintah Ch’in tidak meminta bantuan pasukan-pasukan bersenjata bangsa asing (Rusia, Inggris, Jepang), pemberontakan pimpinan Hung Hei-Kwun itu niscaya akan berhasil mengusir pendudukan Dinasti Ch’in.



Setelah berguru kepada Luk Ah-Choi, Wong Fei-Hung kemudian berguru pada ayahnya sendiri hingga pada awal usia 20-an tahun, ia telah menjadi ahli pengobatan dan beladiri terkemuka. Bahkan ia berhasil mengembangkannya menjadi lebih maju. Kemampuan beladirinya semakin sulit ditandingi ketika ia berhasil membuat jurus baru yang sangat taktis namun efisien yang dinamakan Jurus Cakar Macan dan Jurus Sembilan Pukulan Khusus. Selain dengan tangan kosong, Wong Fei-Hung juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata. Masyarakat Canton pernah menyaksikan langsung dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana ia seorang diri dengan hanya memegang tongkat berhasil menghajar lebih dari 30 orang jagoan pelabuhan berbadan kekar dan kejam di Canton yang mengeroyoknya karena ia membela rakyat miskin yang akan mereka peras.



Dalam kehidupan keluarga, Allah banyak mengujinya dengan berbagai cobaan. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu insiden perkelahian dengan mafia Canton. Wong Fei-Hung tiga kali menikah karena istri-istrinya meninggal dalam usia pendek. Setelah istri ketiganya wafat, Wong Fei-Hung memutuskan untuk hidup sendiri sampai kemudian ia bertemu dengan Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang kebetulan juga ahli beladiri. Mok Gwai Lan ini kemudian menjadi pasangan hidupnya hingga akhir hayat. Mok Gwai Lan turut mengajar beladiri pada kelas khusus perempuan di perguruan suaminya.



Pada 1924 Wong Fei-Hung meninggal dalam usia 77 tahun. Masyarakat Cina, khususnya di Kwantung dan Canton mengenangnya sebagai pahlawan pembela kaum mustad’afin (tertindas) yang tidak pernah gentar membela kehormatan mereka. Siapapun dan berapapun jumlah orang yang menindas orang miskin, akan dilawannya dengan segenap kekuatan dan keberanian yang dimilikinya. Wong Fei-Hung wafat dengan meninggalkan nama harum yang membuatnya dikenal sebagai manusia yang hidup mulia, salah satu pilihan hidup yang diberikan Allah kepada seorang muslim selain mati Syahid. Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Alah Swt dan semoga segala kebaikannya menjadi teladan bagi kita, generasi muslim yang hidup setelahnya. Amin.



Murahnya Potong Rambut di Luar Negeri

Gondrong..., sesuatu yang dulu saya benci tapi sekarang harus saya sukai. Rambut yang selama di Indonesia setiap 3 minggu atau sebulan sekali dipotong sekarang harus rela memotongnya 4 atau 6 bulan sekali. Rambut saya yang memang aslinya njigrak seperti rambut landak semakin tambah njigrak karena tidak cukuran selama beberapa bulan.

Urusan cukur mencukur dan potong memotong rambut, Indonesia sepertinya adalah salah satu negara termurah. Cukup Rp.6.000 atau Rp.7.000 rambut kita sudah bisa dilibas oleh tukang cukur profesional plus pijat di kepala 5 menitan.

Saya sempat baca blognya Pak Dono Widiatmoko yang saat ini bermukim di The United Kingdom, beliau bilang kalau sekali pangkas rambut di sana tarifnya 11 poundsterling untuk umum dan 8,5 poundsterling untuk pelajar. Kalau dirupiahkan ya sekitar Rp.150.000-an, cukup untuk 20 kali potong rambut di Indonesia. Kalau di New Zealand, tarif rata-rata termurah adalah $20 untuk umum dan $15 untuk student (harus menunjukkan student card tentunya). Jika dirupiahkan ya kurang lebih Rp.130.000-an. Kalau di Barber Shop yang lebih bagus harganya bisa 2 kali lipat lebih. Tak beda jauh dengan di UK.

Tarif potong rambut untuk wanita justru lebih mahal lagi. Rata-rata adalah dua kali dari harga di Barber Shop untuk pria. Akhirnya dengan tidak yakin, istri saya pun memasrahkan rambutnya untuk saya potong. Hasilnya? Cukup memuaskan untuk tukang pangkas rambut wanita pemula. Gratis tis tis..., hayo siapa yang mau?

Selama di New Zealand saya baru pergi ke tukang cukur sekali, itu pun dengan hasil yang menurut saya kurang memuaskan. Rambut saya yang njigrak jadi tambah njigrak. Rambut yang biasa dicukur seperti tentara akhirnya jadi kayak model rambutnya si Kipli di sinetron Kiamat Sudah Dekat. Istri saya pun bilang, "Hasil cukurannya bagus mas, bagus banget." Tapi sambil tertawa terpingkal-pingkal.

Nah, jika mau murah. Coba cari teman-teman yang bisa mencukur rambut kita. Sediakan saja alat-alatnya dan teman kita yang mencukur. Atau cukur botak alias gundul, cukup cukur sendiri dengan gunting elektrik yang banyak tersedia di toko-toko sekitar flat Anda.


Two Degrees, Operator Telekomunikasi Seluler Baru di New Zealand

Asyiiiikkk, inilah operator baru yang akan meramaikan pasar telekomunikasi di New Zealand. Two Degrees, nama yang cukup aneh. Mungkin karena saking dinginnya New Zealand sehingga diberi nama ini. Operator ini dilaunching untuk mengisi celah yang selama ini didominasi oleh Vodafone (GSM) dan Telecom (CDMA).

Keberadaan Vodafone dan Telecom selama ini memang sudah dianggap sudah cukup mapan di New Zealand. Hanya monopoli dua operator inilah yang selama ini melayani komunikasi seluler di negeri Kiwi ini. Tarifnya pun jika dibandingkan dengan di Indonesia sangatlah mahal. Konsumen juga tak memiliki pilihan lain karena memang belum ada operator baru. Tapi sekarang, persaingan tampaknya akan semakin ketat.

Tarif panggilan Two Degrees saat ini berkisar 49 sen/menit (sekitar Rp. 3.200/menit), setengah dari tarif yang selama ini ditetapkan oleh Vodafone dan Telecom. Lalu layanan text atau pesan juga hanya 9 sen (sekitar Rp.500) sekali kirim, sekali lagi setengah dari harga operator lama. Cukup murah kan? Iya, cukup murah versi New Zealand. Kalau dibandingkan dengan Indonesia, yes, Indonesia is cheaper than New Zealand.

Jika saya amati, operator ini mengambil langkah yang tak jauh berbeda saat operator baru di Indonesia diluncurkan. Mirip saat Esia dan Fren (meskipun ini CDMA) saat pertama launching. Tarif panggilan dan pesan yang lebih murah dan tentunya berbagai macam promosi yang dilakukan dengan gencar. Beberapa baliho, gambar-gambar iklan dan radio-radio banyak menyiarkan tentang operator baru ini.

Perang tarif sepertinya akan mewarnai pasar telekomunikasi ini. Mau tak mau Vodafone dan Telecom sepertinya akan berusaha mengimbangi langkah operator baru ini. Untuk masalah kualitas layanan, saya belum tahu pasti karena belum banyak yang menggunakannya.

Ada beberapa sisi yang memang harus menjadi perhatian Two Degrees. Untuk masalah harga, baiklah mereka memberikan yang termurah. Tapi untuk masalah pelayanan, traffic dan coverage area, ini tantangan yang harus bisa diselesaikan oleh Two Degress.

Lalu, jika Anda berminat untuk berkunjung ke New Zealand, harus menggunakan operator lokal dan memutuhkan informasi tentang ini, silakan kontak saya.

Download Super Video Converter

Super Video Converter is an easy to use and powerful video utility to convert and join AVI MPEG WMV/ASF VCD DVD video files.

All media formats to DivX (MPEG4) and AVI,PAL-to-NTSC conversion and vice versa are also included. You can change the codec/System type between them including PAL NTSC, Divx cinpeak,as well as support for streaming media (WMV/ASF).


An easy-to-use interface allows you to enjoy working with video files without frequently consulting reference materials.

SUPER © Simplified Universal Player Encoder & Renderer. A GUI to FFmpeg, MEncoder, MPlayer, x264, musepack, monkey's audio, true audio, wavpack, ffmpeg2theora and the theora/vorbis RealProducer plugIn.

If you need a simple, yet very efficient tool to convert (encode) or play any Multimedia file, without reading manuals or spending long hours training, then SUPER © is all you need. It is a Multimedia Encoder and a Multimedia Player, easy-to-use with 1 simple click.

Belajar tentang Student Loan dari Negara-negara Maju

Inilah kenyataan, bahwa mahasiswa yang di sela-sela kuliahnya nyambi kerja mayoritas adalah mahasiswa dari kalangan ekonomi yang pas pasan. Walau tak menutup kemungkinan, bahwa ternyata ada juga beberapa teman mahasiswa dengan ekonomi yang mendukung juga ikut bekerja paruh waktu (part time). Bisa jadi untuk pengalaman, hasilnya ditabung, atau sekedar menambah uang saku.


Mahasiswa dengan kondisi ekonomi pas-pasan ini masih bisa bersyukur karena sebenarnya ada ribuan siswa-siswa kita di Indonesia yang memiliki tekad kuat untuk melanjutkan pendidikan akan tetapi tidak bisa menjadi kenyataan karena tidak adanya biaya. Belum adanya sistem pembiayaan di sistem pendidikan Indonesia secara integral yang memberi kesempatan kepada para pelajar ini seakan menjadi penghalang negara ini menjadi maju.

Banyak dari siswa-siswa ini yang mencoba mengajukan beasiswa, jika beruntung mereka bisa mendapatkannya. Tapi jika tidak, impian untuk melanjutkan kuliah akhirnya sirna.

Student Loan di Negara-negara Maju, Berkembang dan di Indonesia?

Beberapa negara maju rata-rata telah memiliki sistem pembiayaan yang cukup terintegrasi sehingga memberikan kesempatan warganya yang kurang mampu secara ekonomi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sistem pembiayaan pendidikan dengan Student Loan atau pinjaman belajar adalah salah satu yang umum dipakai di negara-negara maju.

Beberapa negara seperti The United Kingdom, Selandia Baru, Amerika, Australia, Canada, Norwegia, Irlandia, India, Jerman, Swedia dan Denmark adalah beberapa contoh negara yang masih secara aktif menjalankan program student loan. Jika kita lihat dari grafik di atas, tingkat penetrasi siswa yang mendaftar ke perguruan tinggi dengan pembiayaan melalui student loan, maka Canada adalah yang paling tinggi. Negara-negara berkembang seperti Thailand, Philipina dan Malaysia juga aktif memberikan student loan kepada siswa-siswanya.

Berikut ini adalah beberapa link-link yang bisa kita pelajari tentang skema student loan ini:
Kebanyakan dari student loan di atas sistem pembiayaannya diatur oleh Kementerian atau Departemen Pendidikan di masing-masing negara. Ini artinya pasokan dana jelas pemerintah mengambil peran aktif dalam mencerdaskan rakyatnya. Untuk lebih jelasnya tentang sistem pengajuan, proses mendapatkannya dan sistem pembayaran kembali student loan, silakan klik link-link di atas.

Lalu bagaimana di Indonesia? Saat ini pemerintah belum memberikan ruang sistem macam ini untuk dijalankan di Indonesia. Sepertinya baru Sampoerna Foundation adalah satu-satunya lembaga yang memberikan pelayanan terbaik untuk bagi siswa/mahasiswa yang ingin mengajukan Student Loan pada saat ini.

Masyarakat Indonesia memang masih sangat sulit untuk mendapatkan student loan karena masih terbatasnya jumlah lembaga yang memberikan layanan ini. Bukan apa-apa, ini karena siswa-siswa dan para mahasiswa di Indonesia terbiasa disuapi gratis dengan beasiswa oleh lembaga-lembaga donor baik dari luar negeri atau dari pemerintah dan lembaga swasta dalam negeri. Media massa, seperti majalah, koran dan internet pun belum memberikan pencerahan dalam hal ini.

Student loan memang bukanlah cara pembiayaan terbaik untuk melanjutkan pendidikan karena setelah selesai studi mahasiswa diharuskan mengembalikan dana yang dipinjam selama kuliah. Hal inilah yang kerap menimbulkan permasalahan. Di beberapa negara maju seperti New Zealand, beberapa mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan dengan sistem pembiayaan student loan justru kemudian hengkang dari negaranya untuk bekerja di luar negeri untuk membayar cicilan student loan-nya.

Pertanyaan berikutnya, seperti apakah sistem student loan yang cocok untuk diterapkan di Indonesia?