Tampilkan postingan dengan label Pekerjaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pekerjaan. Tampilkan semua postingan

Biaya hidup di New Zealand

Biaya hidup di Selandia Baru mirip dengan biaya hidup di Australia, dan lebih rendah daripada Inggris. Mahasiswa-mahasiswa tersier sebaiknya menganggarkan diri sampai NZ$20.000 setahun untuk biaya hidup.

Biaya-biaya indikatif

  • $100 sampai $200 seminggu untuk akomodasi
  • 50 sen untuk mengepos surat di dalam Selandia Baru
  • $4,45 untuk Big Mac di McDonald’s
  • Menelepon bebas biaya dari telepon rumah
  • $10 sampai $15 untuk sekali menonton film
  • $1,60 untuk ongkos bis kota jarak dekat
Disarikan dari http://www.newzealandeducated.com

Kuliah Level Diploma Tiga (D3) di New Zealand Hanya Setahun Loo

Kuliah D3 di New Zealand hanya setahun? Benarkah?

Ya itu benar. Beberapa institusi pendidikan di Selandia Baru selevel polytechnic di Indonesia memang menerapkan hal itu. Kok bisa ya?

Ada beberapa perbedaan mendasar dalam sistem pendidikan level Diploma di New Zealand dengan di Indonesia. Untuk level Diploma di New Zealand maka materi yang disampaikan adalah materi kuliah yang benar-benar berkaitan dengan subject atau jurusan yang sedang dipelajari. Kalau di Indonesia, jika Anda mahasiswa D3 maka Anda juga akan mendapatkan berbagai mata kuliah yang sebenarnya tidak terlalu berkaitan dengan jurusan yang kita pelajari, misalnya Bahasa Inggris, Agama, Kewiraan dan sebagainya.

Itulah secara umum perbedaan utama yang membuat kuliah di Selandia Baru untuk level Diploma menjadi lebih singkat.

Java Web Media, Perusahaan Baru Kami yang Bergerak di Bidang Web Design

Alhamdulillah, bulan Juni lalu Andoyoanny.com telah meluncurkan salah satu unit usaha kami yang bergerak di bidang Web Design, Web Development, Graphic Design dan Education di bidang tersebut. Unit usaha tersebut kami beri nama Java Web Media.

Silakan klik link ini untuk mengakses perusahaan kami:


Bagi Anda yang berkeinginan untuk mendesain sebuah website untuk keperluan promosi perusahaan Anda, perorangan, rumah sakit, lembaga pendidikan dan sebagainya maka kami hadir untuk membantu Anda.

Saat ini kami sedang menangani beberapa clients baik yang harus membangun websitenya dari awal dan juga yang bersifat web development. Anda juga dapat bekerja sama dengan kami dalam memasarkan produk yang kami miliki.

Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan memasarkan produk kami. Setiap client yang akhirnya memesan pembuatan websitenya pada perusahaan kami maka Anda berhak atas 5% - 15% dari nilai proyek tersebut.

Mau bekerja sama? Silakan hubungi kami di sini.


Launching Java Web Media, Perusahaan Baru Kami.

Alhamdulillah, bulan Juni 2010 ini kami telah melaunching Java Web Media, perusahan kami yang bergerak di bidang Web Design, Web Development, Company Branding dan Web Training.



Silakan Anda kunjungi website Java Web Media kami tersebut untuk melihat profil kami. Berikut adalah produk-produk yang kami tawarkan untuk Anda:

Web Design

Kami menyediakan layanan pembuatan website untuk perusahaan Anda, sekolah, universitas, rumah sakit, organisasi, online market, web marketing dan berbagai jenis layanan website yang bisa Anda pilih. Baik yang berupa static website maupun dynamic website.

Kami akan akan berdiskusi dengan Anda mengenai ide-ide pembuatan website yang Anda inginkan dan kami akan meramu dan mendesainnya dengan kreatifitas yang kami miliki.

Web Development

Banyak sekali website yang telah terlanjur dibuat sebagai sebuah company profile atau sebagai sarana komunikasi dengan customer namun justru membingungkan customer Anda. Website yang baik adalah website yang ringan, mudah diakses namun kaya akan konten.

Java Web Media hadir dengan layanan Web Development yang akan meningkatkan usability/kegunaan dari website yang Anda miliki sehingga pembaca dengan mudah menemukan apa yang mereka cari dalam website Anda yang pada akhirnya akan menarik pelanggan untuk membeli produk atau menggunakan layanan yang Anda miliki.

Web Training / Web Education

Ingin menjadi seorang Web Designer? Mampu membuat website dengan cepat? Membuat dan menulis blog? Memahami program-progam pembuatan website? Mendapatkan penghasilan dari internet?

Kami hadir dengan layanan ini, layanan Web Education. Sebuah program yang bertujuan mengembangkan hal-hal positip dalam penggunaan internet. Menyediakan pelatihan singkat atau pun jangka panjang yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan keahlian Anda. Silakan hubungi kami segera.

Branding / Logo / Brochure and Multimedia Products


Branding bukan hanya menunjukkan sebuah eksistensi perusahaan Anda, namun juga sebagai sarana pemasaran yang efektif.

Kami akan mengkonsep sebuah branding image dari perusahaan Anda sehingga dengan mudah dikenali oleh konsumen, memiliki ciri khas, warna dan logo yang unik dan mudah diingat.

Hubungi kami segera

Anda dapat menghubungi kami melalui alamat ini atau dengan mengisi form Contact Us yang kami sediakan.

Java Web Media
Jl. Raya Pasar Rebo Citayam RT. 02 RW. 11 No. 19
Pancoran Mas Kota Depok – Jawa Barat 16431
Phone: +62-21-34135720, Mobile: 085715100485. Email: andoyoandoyo@gmail.com
Website: www.javawebmedia.com and www.andoyoanny.com

Alhamdulillah Website RS Bumi Waras dan Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia Sudah Online

Alhamdulillah, portfolio Java Web Media akhirnya bertambah lagi. Bidang usaha yang kami geluti dalam pembuatan website ini akhirnya mulai berjalan.

Untuk lebih detailnya silakan buka masing-masing link ini:

  1. Rumah Sakit Bumi Waras Bandar Lampung (RSBW)
  2. Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI)

Jika perusahaan Anda, sekolah, lembaga pendidikan, organisasi dan forum Anda memerlukan jasa kami, maka Java Web Media akan dengan senang membantu.

Java Web Media your Web Solution adalah perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan pembuatan, maintained, optimasi SEO di bidang website. Kami juga menerima pembuatan blog pribadi dan website untuk company profile Anda.

Horee, Gaji Pokok di New Zealand Tahun 2010 ini Naik

Bagi yang mau kerja di New Zealand tahun 2010 ini, beruntunglah jika Anda diterima kerja di negara ini. Soalnya gaji tahun 2010 yang awalnya $12.50 sekarang menjadi $12.75/jam. Untuk lebih detailnya baca ini ya dalam bahasa Inggris tapi yaa...


Sumbernya dari sini nih ya: http://www.ers.govt.nz/pay/minimum.html

Minimum pay


Get a printer-friendly fact sheet of this page.

There are three minimum wage rates:

  • the adult minimum wage applies to all employees aged 16 and over who are not new entrants or trainees
  • the new entrants minimum wage applies to employees aged 16 and 17 except for those who have completed 200 hours or three months of employment, whichever is shorter; or who are supervising or training other workers; or who are trainees
  • the training minimum wage applies to employees aged 16 and over who are doing recognised industry training involving at least 60 credits a year.

There is no statutory minimum wage for employees who are under 16 years old. Minimum wage rates as of 1 April 2010

The adult minimum wage is $12.75 an hour. That’s $102 for an eight hour day, and $510 for a 40 hour week.

The new entrants minimum wage and the training minimum wage are $10.20 an hour. That’s $81.60 for an eight hour day, and $408 for a 40 hour week.

By law, employers must pay at least the minimum wage - even if an employee is paid by commission or by piece rate. The minimum wage applies to all workers aged 16 years or older, including home workers, casuals, temporary and part-time workers.

The only exception is when an employee holds an exemption permit.

Holiday pay must be paid in addition to the minimum wage. If an employee receives “pay-as-you-go” holiday pay, this payment must be a separate and identifiable part of their pay.

An increase in the minimum wage will not affect an employee’s other conditions of employment, unless they agree to the changes.

An employee being paid less than the minimum wage can complain to a Labour Inspector, who may investigate and act to recover any money owed. Employees can also get help from our mediators.

Ujian Nasiona (UN), Akhirnya Dimulai Juga (Membahas Kemampuan Speaking Bahasa Inggris Siswa Indonesia)

Pagi ini, Ujian Nasioan (UN) pun dimulai. Ujian nasional yang seakan-akan menentukan nasib siswa-siswa Indonesia. Saya pun yang mengajar Bahasa Inggris untuk kelas 3 SMP dan SMA ikut sibuk membantu mereka belajar Bahasa Inggris.


Belajar bahasa Inggris di sekolah-sekolah di Indonesia sangatlah sulit, itu menurut versi saya. Kompleksnya tingkat pemahaman grammar, jenis-jenis teks dan vocabularies yang cukup kompleks banyak digunakan dalam pembuatan soal UN.

Lalu bagaimanakah dengan kemampuan speakingnya? Ini yang menjadi masalah. Sekolah tak banyak membantu dalam hal ini. Lembaga-lembaga kursus di luar sekolah justru yang banyak mengambil peran dalam hal ini.





Lembaga-lembaga bimbingan belajar yang menawarkan kursus bahasa Inggris untuk speaking class menjadi pilihan untuk mengembangkan kemampuan mereka. Untuk grammar dan tenses, sepertinya pelajaran dari sekolah cukup kompleks sudah.

Bekerja dengan Bayaran Perjam di Indonesia? Mungkin Ga Ya?

Bekerja perjam di New Zealand? Itu sangat mungkin. Lalu bagaimana dengan di Indonesia? Ada sih, tapi tidak sebanyak di New Zealand. Bagusan mana sih sebenarnya bekerja dengan gaji perjam dan perbulan? Yuk kita bahas ya.







Dulu waktu masih di New Zealand, bekerja dengan bayaran perjam (perhour) adalah hal yang sangat umum. Ini sangat bermanfaat saat kita masih belajar sebagai mahasiswa di sana. Dengan sistem perjam pelajar dapat mengatur waktu bekerja dan belajar dengan lebih efektif, memperkirakan berapa jumlah uang yang ingin di dapat dalam waktu seminggu dengan kesibukan belajar di kampus. Sungguh mengasyikkan.

Pekerjaan dengan sistem salary permonth kebanyakan hanya diperuntukkan untuk para karyawan-karyawan pabrik dan eksekutif di negara itu. Untuk pekerjaan part time bagi mahasiswa dan pelajar, kebanyakan memakai sistem perjam.

Untuk di Indonesia, bayaran sistem perjam masih sangat jarang. Kalaupun ada biasanya dengan sistem persesi. Ini yang biasanya yang didapatkan oleh guru dan tutor bimbingan belajar di Indonesia. Hitungannya per-90 menit, tidak perjam.

Lalu bagaimana untuk pekerjaan paruh waktu bagi siswa Indonesia yang dibayar perjam? Ada atau tidak? Sepertinya sistem di Indonesia belum terlalu familiar diterapkan dengan sistem seperti ini. Padahal kalau diterapkan sebenarnya akan banyak membantu siswa dan mahasiswa Indonesia.

Berencana Mendirikan Perusahaan

Setelah pulang dari New Zealand, kesibukan di rumah bukannya berkurang, tapi malah semakin bertambah. Jika kesibukan di Selandia Baru adalah kuliah dan bekerja part time, maka kesibukan di Indonesia adalah bekerja dan bersama istri mengasuh putri kami, Kheira Alexandrina Andoyo.


Ada harapan besar dari kami berdua untuk memulai merintis berwirausaha. Entah nantinya menjadi sebuah PT, CV atau jenis perusahaan lain saat ini masih menjadi pikiran kami berdua.

Jika Pembaca memiliki ide dan saran, tolong dong minta saran dari teman-teman. Kira-kira jenis lembaga usaha apa yang paling cocok dan murah meriah, apakah PT (perseroan terbatas) atau CV.

Jujur anggaran kami saat ini sangat terbatas. Bismillahirrahmanirrhiim.... Semoga dimudahkan.

Menerima Modifikasi dan Desain Website/Blog Untuk Perorangan dan Perusahaan

Setelah lama belajar pembuatan website melalui cara informal, akhirnya saya memberanikan diri untuk memulai menawarkan jasa saya di bidang ini. Saat ini saya sedang dalam proses untuk mendirikan sebuah badan usaha yang berkecimpung dalam proses pembuatan website, maintenance website yang Anda miliki, update dari website/blog para Pembaca dan menyediakan content yang bermanfaat bagi banyak orang.

Jika Pembaca adalah orang yang hobi menulis dan bingung mau mengungkapkannya di mana, maka blog pribadi atau website pribadi seperti yang saya miliki bisa menjadi pilihan. Dalam hal ini saya siap membantu proses pembuatan website atau blog ini.

Anda bisa menghubungi saya di link ini.

Jika Pembaca adalah seorang pimpinan perusahaan dan ingin memulai memasarkan produk perusahaan yang Pembaca miliki dan memperkenalkan diri di dunia maya, maka keberadaan website menjadi sangat vital bagi perusahaan Anda. Dalam hal ini pun saya siap membantu.

Harga dari pembuatan website/blog ini berlaku mulai dari Rp.150.000 sampai jutaan rupiah. Semuanya tergantung dengan tingkat kesulitan dan kompleksitas dari website yang ingin Anda bangun. Kami memiliki beberapa staff yang siap membantu proses pembuatan website ini atau juga secara pribadi. Jika Anda tertarik jangan ragu-ragu untuk menghubungi kami ya.

Bagaimana Cara Menjadi Warga Negara New Zealand?

Anda ingin menjadi warga negara New Zealand? Jika ya, mari kita mulai berhitung berapakah point yang kita miliki untuk menjadi warga negara Selandi Baru ini.

Dalam peraturan imigrasi Selandia Baru ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk mendaftar menjadi warga negara negeri Kiwi ini. Kriteria-kriteria ini dinilai dalam bentuk point dari setiap persyaratan yang kita penuhi. Jika jumlah point kita telah mencapai 140 point, maka peluang untuk menjadi warga negara Selandia Baru akan sangat besar.


Cukup sulit memang untuk memahami kriteria untuk menjadi warga negara Selandia Baru. Hal ini dikarenakan hampir setiap tahun terjadi perubahan kebijakan di departemen imigrasi negara ini. Maka langkah terbaik adalah selalu mengikuti perkembangan perubahan kebijakan itu di websitenya secara langsung. Silakan buka www.immigration.govt.nz untuk selalu meng-update berita terbaru mereka.

Jalur pendidikan

Ada beberapa jalur yang bisa kita gunakan untuk menjadi warga negara Selandia Baru. Jalur pertama adalah melalui jalur study atau pendidikan. Untuk jalur ini kita harus menyelesaiakan pendidikan di sini minimal selevel Diploma untuk mendapatkan 40 credit point. Selanjutnya setelah lulus kita harus mengejar untuk mendapatkan job offer dari perusahaan yang berhubungan atau berkaitan dengan bidang study yang kita pelajari sebelumnya, dari sini kita bisa mendapatkan minimal 30 point. Silakan buka website ini untuk mengetahui berapa skill (keahlian) yang saat ini dibutuhkan negara ini.

Skilled Migrant Category juga menjadi pertimbangan sendiri untuk mendapatkan persetujuan menjadi warga negara New Zealand. Saat ini skilled migrant category dibagi menjadi dua kategori, yaitu yang kategori jangka pendek (short term skilled migrant category) dan keahlian bersifat jangka panjang (long term skilled migrant category).

Usia kita yang di bawah 30 tahun akan menambah point yang lebih besar jika dibandingkan dengan pelamar yang usianya di atas 30 tahun. Kota tempat tinggal kita atau kota tempat mendapatkan pekerjaan juga memberikan point tersendiri. Saat ini Auckland adalah kota dengan point rendah. Maka jika Anda ingin menjadi warga negara sini, lebih baik mendapatkan job offer di kota yang lebih sepi seperti Wellington, Palmerston, Christchurch dan kota-kota kecil lainnya.


Jalur usaha (investasi) dan pekerjaan

Jika Anda mempunyai modal lebih, maka membuka usaha di Selandia Baru merupakan salah satu jalan untuk menjadi warga negara di sini. Bisnis bersifat jangka panjang memberikan kemudahan bagi Anda untuk mendapatkan visa paling tidak selama tiga tahun untuk memastikan bahwa bisnis yang Anda kelola berjalan dengan baik. Sesudah itu, silakan mengajukan diri untuk residency. Silakan buka link ini untuk membaca lebih jauh tentang bidang usaha apa yang memungkinkan kita untuk menjadi warga negara di sini.

Kesempatan untuk menjadi warga negara di New Zealand juga diberikan bagi kita yang telah mendapatkan pengalaman kerja selama 24 bulan di New Zealand dengan gaji pokok minimal NZ$50.000 pertahun. Silakan buka di sini untuk mengetahui cara melamarnya dan di sini untuk mengetahui persyaratan yang harus dipenuhi.


Jalur keluarga dan kerabat

Departemen imigrasi Selandia Baru juga memberikan peluang kepada kita untuk menjadi warga negaranya melalui jalur keluarga. Ada setidaknya empat kriteria yang memungkinkan kita untuk menjadi citizen sini melalui jalur keluarga. Detailnya silakan buka di sini.

Berikut ini adalah adalah beberapa syarat yang harus kita penuhi jika kita ingin menjadi warga negara Selandia Baru melalui jalur keluarga.

  • Partner – you are the husband, wife, defacto or civil union partner of a New Zealand citizen or permanent resident.
  • Dependent Child – you are a dependent child with a parent who is a New Zealand citizen or permanent resident.
  • Parent – you have a child who is a New Zealand citizen or permanent resident.
  • Brother, sister or adult child – you have a brother, sister or adult child who is a New Zealand citizen or permanent resident.

Demikian tulisan ringkas yang bisa saya sampaikan. Jika kurang jelas ada baiknya Anda langsung membuka website imigrasi Selandia Baru.

Kewaspadaan Atas Upaya Penipuan Untuk Bekerja di Selandia Baru

KBRI Wellington akhir-akhir ini menerima banyak pertanyaan dan keluhan dari WNI yang berdiam di Indonesia dan yang sudah berada di Selandia Baru mengenai kesempatan kerja di Selandia Baru. KBRI menilai bahwa pertanyaan dan keluhan dimaksud disebabkan karena ada beberapa WNI telah merasa tertipu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab di Indonesia dengan memberikan harapan untuk bekerja di Selandia Baru dengan berbagai macam cara, tetapi pada akhirnya tidak dapat memenuhi janji yang telah diberikan padahal masyarakat kemungkinan sudah membayarkan sejumlah uang tertentu. Upaya-upaya penipuan dimaksud dapat dikategorikan kepada dua jenis, yaitu menjanjikan pekerjaan di sektor perkebunan dan sektor lain, atau menjanjikan bahwa dengan mengikuti kursus-kursus pendidikan, seseorang dapat bekerja sambilan di Selandia Baru.

Silakan download file asli di sini.


Menyikapi upaya penipuan jenis pertama, KBRI Wellington menilai perlu memberitahukan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa Selandia Baru memang mempunyai peluang pekerjaan di beberapa sektor, seperti perkebunan, peternakan dan sektor-sektor lain yang memerlukan ketrampilan khusus. Khusus untuk sektor perkebunan, pada saat ini Pemerintah Selandia Baru lebih memberikan prioritas pekerjaan pada warga negaranya, kemudian warga negara Pasifik, baru warga negara lain. Khusus untuk tenaga kerja dari Indonesia, kesempatan kerja hanya diberikan kepada perusahaan perkebunan Selandia Baru yang telah pernah mempekerjakan TKI sebelumnya. Jumlah TKI yang dapat diserap dalam kategori ini relatif sangat kecil.
Sedangkan untuk sektor lain di luar perkebunan, kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan relatif memerlukan ketrampilan khusus. Untuk mengetahui peluang kerja dan kualifikasi yang diperlukan dan sebelum menerima tawaran dari pihak-pihak yang menjanjikan pekerjaan di Selandia Baru, harap Saudara menghubungi website Imigrasi Selandia Baru : www.immigration.govt.nz atau menghubungi Kedutaan Selandia Baru di Jakarta telepon: (021) 573 5268 dan (021) (570 9460) atau fax (021) 579 50040 dan (021) (570 9457) atau email : nzembjak@cbn.net.id.
Menyikapi upaya penipuan kedua yang berkedok kursus-kusus singkat, KBRI Wellington perlu memberitahukan bahwa Imigrasi Selandia Baru memang dapat memberikan kesempatan kepada warga asing untuk mengikuti kursus-kursus singkat di Selandia Baru, misalnya kursus bahasa Inggris dan ketrampilan lainnya. Meskipun demikian, visa yang diberikan oleh Selandia Baru adalah jenis limited purposes visa yang tidak bisa dipergunakan untuk bekerja dan setelah 3 (tiga) bulan atau paling lama 6 (enam) bulan yang bersangkutan sudah harus kembali ke Indonesia. Selandia Baru memberikan visa belajar atau visa bekerja bagi warga asing yang memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan. Sehubungan dengan itu, KBRI menghimbau supaya masyarakat agar menghubungi terlebih dahulu Imigrasi Selandia Baru dan Kedutaan Selandia Baru di Jakarta melalui alamat dan nomor di atas, sebelum menerima tawaran-tawaran kursus-kursus atau sekolah yang menjanjikan bisa bekerja di Selandia Baru, tetapi pada kenyataannya tidak.
KBRI Wellington menyambut baik masuknya TKI ke Selandia Baru, tetapi hal itu harus didasarkan kepada ketentuan yang berlaku, baik itu ketentuan Selandia Baru maupun ketentuan Pemerintah Indonesia. Semua permintaan tenaga kerja dari Indonesia harus sepenuhnya didasarkan kepada ijin yang dikeluarkan oleh Departemen Tenaga Kerja Selandia Baru dan harus mendapatkan visa bekerja dari Imigrasi Selandia Baru yang dikeluarkan Kedutaan Selandia Baru di Jakarta. Selain itu,
pemberangkatan TKI ke Selandia Baru juga harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan dalam rangka penempatan dan perlindungan TKI di luar negeri.
Sehubungan dengan itu, KBRI Wellington menghimbau sekali lagi agar masyarakat tidak cepat percaya atas tawaran-tawaran kesempatan kerja di Selandia Baru dengan berbagai macam cara dan iming-iming serta harus mewaspadainya dengan menghubungi terlebih dahulu pihak-pihak yang berkompeten mengenai hal tersebut. Sekiranya, ada masyarakat yang memang sudah tertipu dan mempunyai bukti-bukti yang cukup tentang itu, KBRI menghimbau agar melaporkannya kepada pihak yang berwajib.
Demikian diberitahukan, supaya khalayak maklum.

Wellington, 18 April 2008
Fungsi Konsuler KBRI Wellington

Sumber: http://www.indonesianembassy.org.nz/consular/consular_pdf/PEMBERITAHUAN.pdf

Komik Pertama Buatan Saya


Halo Pembaca setia blog saya. Mohon maaf yaa. Ini lagi asyik belajar untuk membuat komik. Mudah-mudahan ada yang suka.

Pembuatan komik ini berawal dari tugas kuliah yang diberikan kepada saya. Awalnya saya bingung mau membuat komik tentang apa, alhamdulillah akhirnya ide untuk membantu menghentikan pembalakan liar yang sering terjadi di Indonesia dan di belahan negara lain menjadi tema dalam komik ini.

Ada banyak keterbatasan yang ternyata saya miliki untuk pembuatan komik pertama ini, tapi mudah-mudahan maksudnya bisa diterima dan mengena bagi para Pembaca.

Ada kritik, saran dan mungkin pesanan untuk membuat komik jenis lain silakan sampaikan saja yaa... Hehe..., saya akan menerimanya dengan senang hati...

Two Degrees, Operator Telekomunikasi Seluler Baru di New Zealand

Asyiiiikkk, inilah operator baru yang akan meramaikan pasar telekomunikasi di New Zealand. Two Degrees, nama yang cukup aneh. Mungkin karena saking dinginnya New Zealand sehingga diberi nama ini. Operator ini dilaunching untuk mengisi celah yang selama ini didominasi oleh Vodafone (GSM) dan Telecom (CDMA).

Keberadaan Vodafone dan Telecom selama ini memang sudah dianggap sudah cukup mapan di New Zealand. Hanya monopoli dua operator inilah yang selama ini melayani komunikasi seluler di negeri Kiwi ini. Tarifnya pun jika dibandingkan dengan di Indonesia sangatlah mahal. Konsumen juga tak memiliki pilihan lain karena memang belum ada operator baru. Tapi sekarang, persaingan tampaknya akan semakin ketat.

Tarif panggilan Two Degrees saat ini berkisar 49 sen/menit (sekitar Rp. 3.200/menit), setengah dari tarif yang selama ini ditetapkan oleh Vodafone dan Telecom. Lalu layanan text atau pesan juga hanya 9 sen (sekitar Rp.500) sekali kirim, sekali lagi setengah dari harga operator lama. Cukup murah kan? Iya, cukup murah versi New Zealand. Kalau dibandingkan dengan Indonesia, yes, Indonesia is cheaper than New Zealand.

Jika saya amati, operator ini mengambil langkah yang tak jauh berbeda saat operator baru di Indonesia diluncurkan. Mirip saat Esia dan Fren (meskipun ini CDMA) saat pertama launching. Tarif panggilan dan pesan yang lebih murah dan tentunya berbagai macam promosi yang dilakukan dengan gencar. Beberapa baliho, gambar-gambar iklan dan radio-radio banyak menyiarkan tentang operator baru ini.

Perang tarif sepertinya akan mewarnai pasar telekomunikasi ini. Mau tak mau Vodafone dan Telecom sepertinya akan berusaha mengimbangi langkah operator baru ini. Untuk masalah kualitas layanan, saya belum tahu pasti karena belum banyak yang menggunakannya.

Ada beberapa sisi yang memang harus menjadi perhatian Two Degrees. Untuk masalah harga, baiklah mereka memberikan yang termurah. Tapi untuk masalah pelayanan, traffic dan coverage area, ini tantangan yang harus bisa diselesaikan oleh Two Degress.

Lalu, jika Anda berminat untuk berkunjung ke New Zealand, harus menggunakan operator lokal dan memutuhkan informasi tentang ini, silakan kontak saya.

Tower Telekomunikasi di Wellington New Zealand

Tower telekomunikasi merupakan perangkat penting untuk menunjang komunikasi di perkotaan, begitu di Wellington. Hanya saja ada perbedaan dalam penempatan dan desain tower di Selandia Baru dan di Indonesia. Aspek keamanan, estetika dan keindahan kota sepertinya menjadi kebijakan yang harus diterapkan dalam pembangunan tower telekomunikasi di sini.

Jika kita bandingkan, secara fisik tower-tower di sini menggunakan tower-tower berdesain light sampai ke midle, berbentuk monopole atau tubular dengan tinggi kurang dari 36 meter, bukan triangle atau empat kaki berketinggian lebih dari 42 meter yang banyak diterapkan di Indonesia. Untuk heavy tower hanya saya temukan di beberapa daerah pegunungan yang mengelilingi kota Wellington, salah satunya adalah yang di Mount Victoria, jauh dari pemukiman padat.

Sedangkan tower-tower di Indonesia meskipun berada di daerah berpemukiman padat tetap menggunakan desain triangle atau empat kaki yang berketinggian lebih dari 42 meter. Lalu bagaimana dengan desain tower rooftop? Juga ada perbedaan yang cukup signifikan, yaitu masalah di kamuflase dan ukuran antena yang kebanyakan berukuran lebih kecil dari yang dipasang di Indonesia.

Kadang saya pikir yang dipasang adalah tower radio, tapi ternyata juga disisipkan tower GSM dan CDMA berukuran mini. Pewarnaan dan pengecatan juga disamakan dengan warna asli bangunan existing. Lalu bagaimana di Indonesia?

Sepanjang pengalaman saya, desain tower-tower di Indonesia baik itu greenfield atau rooftop belum banyak perubahan dari tahun ke tahun. Desain yang kaku dan tidak mengikuti perkembangan kota, kurang memperhatikan aspek keserasian bangunan sekitar dengan gedung existing dan kadang ketinggian terlalu membahayakan bagi pemukiman. Hampir tidak ada jarak aman antara tower dengan pemukiman umum.

Tower-tower rooftop di Indonesia kebanyakan didesain untuk bisa dipanjat oleh manusia, hal inilah yang menjadi perbedaan utama sepertinya. Hal berbeda dengan desain tower rooftop di New Zealand, peralatan yang memadai membuat insinyur-insinyur di sini mendesain tower menjadi sulit untuk dipanjat manusia secara manual. Misalnya tower rooftop berbentuk monopole, di Indonesia pasti ada anak tangga yang memang disediakan bagi teknisi untuk memanjat dan mengikatkan diri. Ini jarang saya temui di New Zealand karena mereka naik dan turun tower menggunakan lift atau peralatan berat yang memungkinkan kita memasang perangkat tanpa memanjat tower.

Hal ini akhirnya menjadi wajar jika kemudian banyak protes dari masyarakat, ahli-ahli tata kota dan departemen tata kota sendiri. Perletakan tower dan posisi yang tidak tepat karena terlalu dekat dengan pemukiman akhirnya berdampak dengan protes dari warga sekitar, inilah yang akhirnya berkembang dan tren menjadi istilah Community Issue.

Ke depan, proses perencanaan dan akuisisi site seharusnya juga memperhatikan keamanan dan kenyamanan warga sekitar. Setidaknya radius tower saat terjadi kerobohan tidak menimpa rumah warga sekitar dan menimbulkan korban. Daerah yang seharusnya tetap menjadi daerah aman untuk pemukiman harus tetap di jaga, meskipun mungkin harus membutuhkan pembiayaan yang lebih besar karena menempatkan tower di area yang jauh dari pemukiman jelas akan lebih mahal.

Jalan dan Jalur Pedestrian di New Zealand

Wellington adalah ibu kota New Zealand. Kota yang berpenduduk kurang lebih 350.000 jiwa ini memang memiliki desain minimalis yang cukup memudahkan meskipun bagi Anda yang baru pertama kali datang di kota ini. Anda hampir tidak akan menemukan lorong atau jalanan kecil yang tidak diberi nama seperti lorong-lorong semisal di Kota Depok, Semarang atau Jakarta. Apalagi di kota Blora tempat kelahiran saya.

Ada yang membuat budaya jalan di sini sangat menyenangkan dan nyaman. Desain lampu traffic light dan zebra cross yang memang sangat mudah untuk digunakan para pedestrian atau pejalan kaki membuat Anda akan merasa nyaman. Dari hasil pengamatan yang saya lihat, lebar jalur pedestrian atau trotoar rata-rata adalah 2,50 - 3,00 meter. Cukup dari lebih untuk jalan berjajar 3-4 orang. Jika kita lihat, rata-rata jalur trotoar/pedestrian di Indonesia kebanyakan kurang dari 2,00 meter.

Untuk lampu traffic light saat pedestrian akan menyeberang juga cukup mendukung bagi para pedestrian. Selain di setting seperti halnya lampu traffic light di Indonesia, lampu traffic light di sini juga memiliki saklar khusus bagi para pedestrian. Saat para pejalan kaki ingin menyebrang, maka mereka tinggal menekan saklar tersebut lalu menunggu lampu menyala hijau yang juga khusus disediakan bagi para pedestrian. Silakan cek dan lihat pembahasan detailnya di sini.

Beberapa persimpangan dan perempatan jalan kebanyakan juga disediakan tempat berteduh bagi para pejalan kaki. Desainya cukup simple, mudah diterapkan, ringan dan yang cukup unik juga menghasilkan uang bagi pemerintah karena menyediakan space untuk billboard dan iklan.

Desain jalan untuk orang cacat dan orang tua

Inilah yang jarang dan kayaknya belum kita temukan di Indonesia. Desain trotoar dan tempat penyeberangan jalan (zebra cross dan area traffic light) dibuat cukup landai sehingga kendaraan dan kursi roda orang-orang cacat atau orang tua dengan leluasa bisa lewat. Beda tinggi antara jalan utama untuk lalu lintas kendaraan dan jalur pedestrian di tempat penyeberangan tidak lebih dari 3 centimeter, cukup nyaman dan mudah untuk jalur roda kursi roda, kereta bayi dan kendaraan orang cacat.

Kereta bayi juga merupakan pemandangan yang cukup wajar dan sering kita lihat di kota Wellington. Desain jalan, trotoar dan jalur pedestrian yang sangat ergonomis memudahkan Ibu/Bapak berjalan-jalan dengan bayi atau anak yang didorong di atas kereta bayi, kursi roda orang cacat dan orang tua.

Saya pribadi sangat berharap kelak desain trotoar dan jalanan di Indonesia didesain seperti ini. Memudahkan bagi orang tua, orang cacat dan orang yang sedang mengasuh anaknya untuk berjalan-jalan di kota. Mau diakui atau tidak, desain trotoar/pedestrian terhadap jalan utama di tempat penyeberangan di Indonesia memiliki beda tinggi yang sangat kontras, kebanyakan lebih dari 15 centimeter. Beda tinggi yang terlalu besar akhirnya tidak memungkinkan kursi roda, kereta bayi dan kendaraan orang cacat bisa terperosok. Kendaraan atau mobil pun akan sangat sulit melompati ini.

Kerja Part Time di Wellington? Buka Website ini yah

Assalamualaikum wr wb

Sudah lama nggak upload postingan, soalnya kemarin lagi ngubek-ubek mencoba daftar Google Adsense. Tapi dari 6 yang di apply, keenam-enamnya di tolak. Syukurlah... Enam kali belajar gagal. Alhamdulillah aplikasi yang ketujuh dan kedelapan diterima.

Pesan saya, jangan lupa mendownload link-link yang saya sediakan. Kalo teman2 mendownload melalui link-link yang saya sediakan di beberapa postingan saya bersyukur. Teman-teman mendownload, berarti saya dapat beberapa sen dollar. Hehe....

Kalo mau coba, klik aja download di sini. Itu isinya Peta Yogyakarta kok. Kan lumayan, kalo Anda download berarti bantu biaya kuliah saya.

Oh iya, dalam postingan kali ini saya ingin menyampaikan beberapa informasi tentang website-website yang menyediakan informasi tentang pekerjaan part time atau pekerjaan full time. Utamanya yang ada di New Zealand, dan Wellington pada khususnya. Di simak yah.

  1. TradeMe, untuk ini Anda bisa mendapatkan informasi pekerjaan part time dan full time di New Zealand. Kalik aja linknya di http://www.trademe.co.nz/category_index.htm#TradeMeJobs. Mudah kok, coba aja yah. Tinggal klik jenis jobnya, waktu kerjanya dan area kerjanya. Lumayan komplit deh, dari barang baru, barang bekas/second sampai tetek bengek yang aneh-aneh juga bisa Anda dapatkan dari TradeMe.
  2. Seek.co.nz, Anda bisa mengklik link ini http://www.seek.co.nz. Caranya nggak jauh beda dengan TradeMe.
  3. Job yang disediakan pemerintah New Zealand, ini sih jarang dibuka di sini. Tapi bisa menjadi alternatif. Klik aja di link ini yah http://www.careers.govt.nz/. Situs ini agak ribet sedikit, cuma kalo sudah biasa buka lama-lama juga enak kok.
  4. Student Job Search, disingkatnya SJS. Link ini memang dikhususkan untuk para student, buka aja di http://www.sjs.co.nz/. Anda tinggal masukkan kategori pekerjaan dan region/area yang Anda inginkan, lalu klik Search. Wuz...wuz...job akan keluar. Mudah-mudahan ada yang cocok dengan Anda.
  5. Ini namanya agak susah, tapi bisa Anda klik linknya di sini http://jobs.nzherald.co.nz/. Kalo yang ini saya baru buka beberapa kali, bisa dihitung dengan jari. Anda yang mencoba yah and then give me the info about that, okey?
  6. Nah, ini dari pemerintah lagi. Namanya http://www.jobs.govt.nz/. Coba yah. Hehe...
Makasih ya temen2.....

Prosedur Bekerja Sambil Belajar di New Zealand

Assalamualaikum, hai Pembaca. Salam rindu dari kami yang saat ini sedang jauh dari tanah air tercinta. Mohon maaf karena lama nggak muncul untuk nge-blog atau meng-upload. Mohon maaf juga kalau postingannya jadi junk-mail di email Anda.

Ada beberapa prosedural yang harus dipahami oleh beberapa teman yang mau berangkat ke New Zealand untuk studi, namun juga berharap bisa mendapatkan penghasilan sembari bekerja part time.

Berikut ini beberapa prosedurnya, semoga ada manfaatnya:





  1. Jika nilai TOEFL Anda di atas 500 atau IELTS di atas 5,0 maka mahasiswa/pelajar yang ingin berangkat ke New Zealand sangat dianjurkan (kalau saya mewajibkan, hehe...) untuk mengajukan Visa Student maka sekaligus mengajukan VOC (Visa Student yang sekaligus juga memberikan kesempatan siswa/student untuk bekerja part time 20 hours/week). Mengajukannya di saat masih di Indonesia aja, di Embassy New Zealand. Kalau sudah terlanjur kecemplung di New Zealand maka bisa mengajukan melalui sekolah/universitas tempat ia kuliah. Prosesnya sekitar 1 bulan, dengan kelengkapannya adalah: Visa, Pasport, Surat Pengantar dan Nilai TOEFL/IELTS asli. Biasanya sih bayar NZ$ 127. Detail tentang VOC bisa dibaca di sini http://www.migrationexpert.com/nz/Visa/Vocational-Trainee-Student-Visa-New-Zealand.asp. Tapi bahasa Inggris loh yah.
  2. Kalau nilai TOEFL dan IELTS di bawah standar di atas, maka sebaiknya test TOEFL/IELTS dulu di Indonesia agar bisa mencapai batas minimal, kalau yang kurang, yah jangan berharap dapat VOC. Itu bisa kita urus di NZ, tapi tetap harus ada skor TOEFL/IELTS sesuai standar minimal, jadi di NZ test IELTS aja. Biayanya sekitar NZ$ 290-an. Mahal kan?
  3. Kalau sudah punya VOC, kita urus dulu nomor IRD (lihat di http://www.ird.govt.nz). IRD itu semacam nomor pajak bagi orang yang sudah bekerja di New Zealand. Untuk memproses IRD, kita bisa mengurusnya di kantor pos NZ atau langsung ke kantor pajak. Sebaiknya bawa Letter of Offer (Surat yang menyatakan bahwa kita sudah diterima di lembaga pendidikan di NZ, kalau belum ada ya minta aja ke sekolah/kampus tempat kita belajar di NZ), SIM dan Pasport, kalau pake KTP AMA pasport aja biasanya nggak bisa. Pasport sama SIM (Driving Lisence biasanya sudah bisa, jadi nggak perlu bawa Letter of Offer. Jadi bersyukurlah yang sudah punya SIM (bisa SIM A, B, C). Prosesnya sekitar 10 hari kerja, tapi sebenarnya kita bisa dapat lebihh cepat asal rajin menelpon operator kantor pajaknya.
  4. Sudah dapat IRD, lalu bikin akun bank. Alias punya nomor rekening bank. Buka rekening bank di NZ gratis kok, nggak harus bayar seperti di Indonesia. Jadi lebih mudah. Satu sampai tiga jam paling sudah selesai, kecuali kita Oon-oon amat kagak bisa bahasa Inggris, hehehe....
  5. Lalu bikin CV, surat lamaran dan harus pake CV/Lamaran gaya NZ. Ringkes banget nggak kayak CV made in Indonesia, ntar saya upload deh contohnya yak.
  6. Lalu door to door nglamar pekerjaan deh. Yak kalauu mau canggih dikit pake internet, atau datang langsung ke tempat yang kita incer plus bawa CV-nya. Biasanya sekali dua kali kita belepotan ngomongnya karena masih asing dengan bahasa Inggris yang pas-pasan. Hehe....ini pengalaman pribadi.
  7. Tinggal menunggu deh, kalau diterima ya syukur kalau nggak ya syukur. Masak dari 20 CV dan lamaran yang kita sebar nggak ada yang nyangkut.
Yah itu dulu yah dari saya, soalnya istri sudah menunggu di belakang. Nggak tau mau ngajak apa. Makasih
Salam rindu selalu.


Obral Murah Olah Data SPSS dan Kursus SPSS



For Sale: OLAH DATA SPSS, SKRIPSI, THESIS, DESERTASI....
Category: Other/General
Price: Harga Mahasiswa...
Hai Pembaca...

Bagi Anda atau saudara, teman dan relasi Anda sedang membutuhkan pengolahan dan analisa data dengan SPSS kami siap membantu Anda.

Paket olah data dan konsultasi kami sediakan untuk mempermudah Anda dalam menyelesaikan tugas, pekerjaan dan kuliah Anda. Hasil pengolahan juga bisa selalu Anda download langsung kapan pun Anda mau secara real time dari blog kami di http://andoyoandoyo.multiply.com.

Bimbingan sampai tugas Anda selesai juga kami sediakan 24 jam penuh. Anda bisa menghubungi kami di:

Andoyo: 08640213107
Email : andoyoandoyo@gmail.com


Terimakasih....

Kuliah Sambil Bekerja

Harus Bisa Jaga Keseimbangan

Andoyo - Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Negeri Semarang

INILAH kenyataan, bahwa mahasiswa yang di sela-sela kuliahnya nyambi kerja mayoritas adalah mahasiswa dari kalangan ekonomi yang pas pasan. Walau tak menutup kemungkinan, bahwa ternyata ada juga beberapa teman mahasiswa dengan ekonomi yang mendukung juga ikut bekerja paruh waktu (part time). Bisa jadi untuk pengalaman, hasilnya ditabung, atau sekedar menambah uang saku.

Pekerjaan sebagai tukang ketik, tentor privat, makelar jual beli komputer, drafter sekaligus estimator freelance, penulis lepas dan sebagai penulis buku komputer freelance di sebuah lembaga, pernah penulis jalani dalam rangka mencukupi biaya kuliah yang semakin tinggi.

Jika ada kemauan dan jeli, sebenarnya ada banyak peluang untuk mencari sumber income tambahan. Berbagai aspek di dalam kehidupan kampus dapat kita manfaatkan untuk belajar, bekerja dan menjadi sarana untuk membiaya kebutuhan sendiri.

Teman-teman, kenalan, dosen dan berbagai pihak dapat menjadi peluang rekan kerja yang dapat menjadi sumber uang, walaupun uang bukanlah segala-galanya. Tapi dengan itu lah kuliah bisa terbayar.

Dari beberapa pekerjaan tersebut ada banyak pengalaman yang penulis dapatkan yang ternyata sungguh sangat bermanfaat, bukan hanya dari sisi finansial, tapi juga pengembangan diri.

Pekerjaan tersebut memang akan terasa berat manakala kita (mahasiswa yang bekerja part time) tidak dapat membagi waktu, antara waktu kuliah, belajar, ibadah, istirahat, bekerja dan sebagainya.

Di saat mahasiswa lain asyik nonkrong di depan televisi, malas-malasan sambil belajar atau apel ke rumah pacar, bisa jadi kita masih sibuk berkutat dengan pekerjaan paruh waktu kita yang menunggu untuk segera kita uangkan.

Ada banyak risiko jika kita tidak bisa membagi waktu. Bisa jadi mengantuk atau bahkan ketiduran di saat kuliah karena aktivitas lembur. Atau dimarahi dosen karena tugas kuliah tidak kelar-kelar karena kesibukan mencari biaya kuliah.

Jika ingin bekerja paruh waktu, intinya adalah pada kemauan, kesiapan diri dan manajemen waktu yang harus benar-benar tertata. Jika tidak maka pekerjaan kita dapatkan tapi kuliah jadi berantakan, ataupun sebaliknya. Jadi pokoknya keseimbangan antara kuliah dengan bekerja tetap harus terjaga.

Ada banyak hikmah yang penulis dapat dari pekerjaan-pekerjaan tersebut, bukan hanya dari sisi finansial, tapi juga teman-teman baru, relasi baru, keluarga baru serta kesadaran dan keyakinan bahwa Sang Pencipta menciptakan manusia dengan rezekinya masing-masing.

Dengan bekerja paruh waktu, kemerdekaan dan kebebasan dalam mengatur keuangan juga lebih baik, kesiapan untuk terjun ke dunia kerja terasa lebih mantap serta keinginan untuk menghargai uang dan jerih payah orang tua akhirnya tumbuh. Karena dengan bekerja itulah kita tahu betapa berat dan susahnya latihan untuk mendapatkan beberapa rupiah yang halal.

Ketidakmampuan ekonomi orang tua sebagai berkah dari Sang Pencipta tak harus disesali, membuat kita berhenti kuliah dan sebagainya.

Tapi harus dicari solusi bagaimana mengatasinya. Dengan niat, kemauan, rencana, aksi, usaha dan doa itu lah kita mampu mengubah segalanya. Usaha dan doa pasti akan mendatangkan hasil, walaupun terkadang tidak sesuai yang kita harapkan.

Tapi dengan kesyukuran, kita dapat menerima hasil usaha dan doa tersebut dengan lapang dada serta belajar mengapa usaha kita tak menghasilkan apa-apa.(12)

(Suara Merdeka, Jawa Tengah Kamis, 12 Januari 2006)