Kangen Anak dan Istri, Telpon Saja (Membahas Layanan Seluler GSM di New Zealand)

Pagiku cerahku, matahari bersinar...
Kugendong tas merahku, di pundak...
Selamat pagi semua, kunantikan dirimu...
Di depan kelasmu, menantikan kami...

Guruku tersayang, guru tercinta...
Tanpa dirimu, apa jadinya aku...
Tak bisa baca tulis, mengerti banyak hal...
Guruku terima kasihku... dst

Hayooo, siapa yang tau lagu ini? Sound track Laskar Pelangi yang dinyanyikan para peserta AFI berjudul Terima Kasih Guruku ini mengalun merdu di hape saya. Berarti istri saya mengirimkan SMS dari Indonesia.

"Aslmwrwb.Sayang lg apa?Masih bobo yah?Dedek Kheira lagi rewel,ga tahu knp.Dia mau bilang kangen ama ayah.Dedek Kheira titip peluk dan cium sayang buat ayah.Love you..."

Sender:
Aa Anny
+628571xxxxxxxx
Received:
20:24:57
03-01-2010



Komunikasi selalu mengalami perubahan ke arah yang lebih baik dari waktu ke waktu, itulah yang saya rasakan. Kalau pada jaman saya STM dulu masih surat-suratan, maka kuliah sudah mulai menggunakan email dan hape.

Begitu juga dengan komunikasi antara New Zealand dan Indonesia. Pada awal-awal di sini saya menggunakan Vodafone untuk menjalin komunikasi dengan keluarga di Indonesia karena pada saat itu memang masih belum ada operator lain untuk GSM. Kalaupun CDMA hanya ada Telecom.

Begitu ada Two Degrees dilaunching, maka saya pun beralih ke operator baru ini karena tarif telepon dan SMS yang jauh lebih murah. Tarif SMS Vodafone ke luar negeri adalah 25 cents, kalau Two Degrees 9 cents, kalau lokal Vodafone 20 cents, Two Degrees tetap 9 cents (tapi dapat 100 SMS gratis tiap bulan ke semua operator di New Zealand, jadi yang 9 cents baru berlaku kalau 100 SMS gratisnya sudah habis).

Tarif telepon pun sangat berbeda jauh, Two Degress menawarkan 22 cents/menit untuk telpon sedangkan Vodafone saya tidak tahu berapa persisnya, tapi untuk $10 hanya bisa telpon sekitar 3-5 menit. Untuk saat ini, saya tidak begitu khawatir jika harus menelpon ke Indonesia dengan operator baru ini. Suaranya jernih, tak ada delay time yang sangat panjang seperti di Telephone Card yang ditawarkan Vodafone.

Keunggulan Vodafone untuk saat ini adalah banyaknya tersedia 3G Access, Telephone Card semacam Super Buss Asia, V-Card dan masih banyak lagi yang menawarkan $10 bisa menelpon sekitar 75 menitan. Tapi masalah kualitas suaranya? Sangat buruk sekali dan biasanya kalau menelpon harus seperti orang bertengkar. Delay timenya terasa sangat mengganggu sekali. Sungguh tidak nyaman.

Harga perdana SIM Card masing-masing operator ini juga berbeda sangat jauh. Kalau harga SIM Card Vodafone baru $35 maka untuk Two Degrees ada beberapa pilihan dari yang $2, $20 dan $30. Akhirnya saya pilih yang $2.

Keunggulan Two Degrees menurut saya adalah kualitas pelayanan yang cukup baik, tarif yang murah memberikan wacana baru untuk competitor lain dan kemudahan untuk swap over ke nomor lama kita.



Jadi begini, saya punya nomor Vodafone dimana kebanyakan teman-teman saya mengenal nomor ini. Maka Two Degrees memberikan fasilitas swap over untuk mereplace nomer lama kita tersebut menjadi pelanggannya. Artinya kita memiliki nomor yang sama, tapi berubah operator yang semula nomor itu milik Vodafone akhirnya menjadi milik Two Degrees.

Prosesnya pun cukup singkat, kurang dari satu hari melalui pendaftaran telepon atau online. Dari berita terakhir kemarin, sejak 4 bulan launching, Two Degress telah mengganti sekitar 27.000 nomor Vodafone menjadi Two Degrees. Sebuah angka yang cukup besar dengan penduduk hanya 4,3 juta jiwa dalam satu negara.

First Name and Last Name, Suka Dukanya Punya Satu Nama

Pagi itu saya pergi ke sebuah bank untuk membuat account rekening baru. Berbeda dengan bank sebelumnya yang saat pendaftaran didampingi oleh Student Adviser, maka kali ini saya berangkat sendiri.

Setelah lima menit antri untuk berkonsultasi dengan petugas bank akhirnya giliran nomor antrian saya muncul di layar antrian.

"Hi Sir, good morning. How are you?" tanya teller bank itu dengan manisnya.
"Not bad, how are you?"
"I am good sir. How I can help you?"
"I want to make a new account in this bank. Could you help me please?"
"Sure Sir. What is your first name Sir?" sebuah pertanyaan lagi diajukan yang sering diajukan dan biasanya harus aku jawab dengan panjang lebar untuk menjelaskan bahwa satu nama adalah hal umum yang terjadi di Indonesia.

"My name is Andoyo."
"And your last name?", Sang Teller mengajukan pertanyaan lagi.


"Actually I only have one name, that is Andoyo."
"I am so sorry Sir. This is a strange thing. Do you have an ID Sir? I need to check your ID to make sure that you only have one name." Saya pun menyerahkan sebuah student card yang biasanya saya gunakan untuk transaksi di bank berbeda yang menjadi account utama saya.

"I am so sorry Sir, I can't use this ID. Do you have a passport? That's gonna be great." Akhirnya kuserahkan pasport saya yang tersimpan rapi dalam tas.

"OK, that's great Sir. How I can put your name in your account Sir? It is because we have to put your first name and your last name. I can't put only one name in this system."

"You can put my first name Andoyo and my last name Andoyo." Teller itu akhirnya mengetikkan nama itu di komputernya.
"That's great Sir. Now, you have a new account Sir and your name in this account is Andoyo Andoyo."

Nah..., itu adalah salah satu pengalaman saya karena hanya memiliki satu nama. First name dan last name di negara-negara barat adalah sesuatu yang sepertinya sudah menjadi ciri khas bagi mereka. Bukan hanya dalam kehidupan sehari-hari tapi juga dalam system komputer mereka.

Beberapa pengalaman serupa juga sering saya alami ketika booking akomodasi, mengajukan permohonan ijin di imigrasi, transaksi online dan saat melamar kerja. Saat berkenalan dengan teman-teman baru juga sering menjadi bahan pembicaraan karena hanya memiliki satu nama.

Makanya, putri pertama saya akhirnya kami beri nama yang cukup panjang. Soalnya pengalaman dari ayahnya saat keluar negeri selalu harus menjelaskan lebih dari dua menit tentang mengapa hanya memiliki satu nama.

Pembaca ada pengalaman serupa ga nih? Sharing yuk...





Elang Haast, Elang Raksasa New Zealand yang Telah Punah


Elang Haast (Harpagornis moorei), adalah salah elang raksasa yang sekarang telah punah dan dulunya hidup di Pulau Selatan, Selandia Baru. Binatang ini juga dikenal sebagai Elang Harpagornis yang merupakan elang terbesar yang pernah hidup. Binatang ini dipercaya oleh suku Māori dengan menyebut Pouakai; nama yang sering dipakai Hokioi (atau hakawai) yang mengacu pada angkasa yang dihiasi Berkik Selandia Baru — yang secara rinci, subspesies Pulau Selatan yang telah punah.


Elang Haast betina memiliki berat 10 hingga 15 kg, dan yang jantan memiliki berat 9 sampai 10 kg.Kebanyakan dari mereka memiliki rentang sayap kasar 2.6 hingga 3 m, yang pendek untuk berat burung elang (elang emas terbesar dan Elang laut Steller yang memiliki rentang sayap yang hampir sama panjangnya), namun yang membantu mereka ketika berburu di hutan lebat Selandia Baru. Elang Haast kadang-kadang digambarkan sebagai evolusi dari burung yang tidak dapat terbang, namun ini tidak benar; melainkan, binatang itu memunculkan suatu kekerabatan dari gaya nenek moyangnya yang terbang meluncur dan menuju muatan sayap yang lebih tinggi dan manuverabilitas. Kaki yang kuat dan otot terbang raksasa memungkinkan burung-burung ini untuk lepas landas dengan diawali lompatan dari landasan, disamping beratnya yang menakjubkan. Ekornya hampir dipastikan panjang (lebih dari 50 cm, untuk spesimen betina) dan sangat lebar, yang meningkatkan manuverabilitas dan menyediakan tambahan berat.[2] Total lebar mungkin lebih dari 1.4 m untuk betina, dengan tinggi berdiri sekitar 90 cm atau lebih. Elang Haast memburu secara luas, burung yang tidak dapat terbang, seperti moa yang lebih dari 15 kali beratnya.

Binatang ini menyerang pada kecepatan lebih dari 80 km per jam, yang sering menangkap tulang pinggul mangsanya dengan kuku-kukunya satu kaki dan membunuh dengan sebuah pukulan terhadap kepala atau leher dengan yang lainnya. Paruhnya yang besar digunakan untuk menyobak organ dalam dan mati karena kehabisan darah. Dalam ketidakmunculan predator besar lain atau Pemakan bangkai, Elang Haast dapat dengan mudah memonopoli sebuah area luas untuk membunuh sejumlah setiap harinya.

Awal pendudukan manusia di Selandia Baru (Māori tiba sekitar 1,000 tahun lalu) juga memangsa dengan kasar pada burung besar yang tidak dapat terbang yang mencakup seluruh spesies moa, yang secepatnya memburu mereka menuju kepunahan. Ini menyebabkan Elang Haast punah sekitar 1500 ketika sumber makanan terakhirnya berkurang. Binatang ini mungkin juga diburu manusia: secara luas, perburuan burung yang cepat yang mengkhususkan dalam memburu binatang berkaki dua besar yang dianggap sebagai ancaman oleh Māori — untuk sebuah makhluk yang dapat membunuh seekor moa yang beratnya 180 kg, manusia dewasa mungkin menganggap sebagai alternatif mangsa yang sehat.

Sebuah catatan perjalanan, Charles Douglas, mengklaim jurnalnya bahwa dia telah bertemu dengan dua raptor berukuran besar di lembah sungai Landsborough (kemungkinan pada tahun 1870an), dan menembak dan memakan mereka.

Burung-burung itu mungkin adalah sisa terakhir spesiesnya, namun hal ini tidak mungkin sebab di sana tidak memiliki mangsa yang pantas bagi populasi Elang Haast untuk mempertahankan dirinya selama sekitar setengah milenium saat itu dan cerita rakyat Māori abad 19 yang tetap bertahan bahwa pouakai merupakan burung tidak terlihat dalam kenangan hidup. Masih, observasi Douglas di alam liar umumnya terpercaya; sebuah penjelasan yang lebih memungkinkan, diberikan bahwa anggapan rentang sayap tiga meter burung Douglas tidak mungkin lebih dari perkiraan kasar, yang mungkin burung-burung itu adalah Harrier Eyles.

Binatang ini merupakan harrier terbesar yang diketahui (seukuran elang kecil) — dan predator paling umum — dan meskipun binatang ini juga diasumsikan telah punah saat zaman prasejarah, kebiasaan makannya yang menyendiri menjadikan binatang itu kandidat yang paling mungkin untuk makhuk yang tersisa terakhir.

Hingga kolonialisasi manusia saat ini, satu-satunya mamalia terestrial ditemukan di Selandia Baru merupakan tiga spesies kelelawar, salah satunya yang telah punah baru-baru ini. Kebebasan untuk kompetisi mamalia dan ancaman predator, burung mendominasi dan menuduki seluruh mayoritas niche di ekologi binatang Selandia Baru. Moa were grazers — secara fungsional serupa dengan rusa atau domba di bidang lain — dan pemburu Elang Haast, mengisi niche yang sama sebagai predator mamalia niche tinggi seperti Harimau atau beruang coklat.

Analisa DNA telah menunjukkan bahwa raptor ini paling berhubungan dekat dengan Elang kecil yang lebih kecil sebaik Elang Booted (keduanya baru-baru ini diklasifikasi ulang karena kesertaanya terhadap genus Aquila) dan bukan seperti perkiraan sebelumnya, terhadap Elang ekor baji besar[6] Walaupun demikian, Harpagornis moorei mungkin diklasifikasi ulang sebagai Aquila moorei, konfirmasi yang terhenti. H. moorei mungkin telah menyimpang dari elang yang lebih kecil itu antara 700,000 hingga 1.8 juta tahun lalu. Peningkatan beratnya dari 10 hingga 15 kali lipat periode itu menjadikan evolusi terbesar dan tercepat tentang peningkatan berat vertebrata yang diketahui. Hal ini menjadi mungkin dalam bagian oleh kehadiran pemangsa besar dan ketidakhadiran persaingan dari predator besar lainnya.

Elang Haast pertama diklasifikasikan oleh Julius von Haast, yang memberi nama Harpagornis moorei setelah George Henry Moore, pemilik Perkebunan Glenmark dimana ditemukan burung yang telah ditemukan.

Sumber: Wikipedia.org

Burung Moa, Burung Raksasa Selandia Baru yang Telah Punah

Moa adalah nama burung asli Selandia Baru. Moa adalah burung asli Selandia Baru yang tidak dapat terbang. Mereka unik karena tidak memiliki sayap, bahkan tidak memiliki sayak kecil. Limabelas spesies pada besar yang bervariasi, dengan yang terbesar, moa raksasa (Dinornis robustus dan Dinornis novaezelandiae), mencapai tinggi sekitar 3.6 m dan berat 250 kg. Mereka adalah hewan herbivora di ekosistem hutam Selandia Baru. Daun, ranting dan buah memainkan peran penting untuk makanan mereka.


Moa diburu oleh elang Haast, elang terbesar di dunia yang juga telah punah. Kepunahan moa diakibatkan oleh perburuan dan pembersihan hutan oleh Māori. Beberapa spesimen asli dari burung ini bisa kita lihat secara langsung di Museum Te Papa.

Burung ini memikili cakar dan tulang kaki lebih besar dari tulang kaki manusia. Ukuran pangkal paha yang besar ini pula yang membuat burung ini akhirnya menjadi sasaran perburuan orang-orang Maori di masa lalu. Mereka hanya memakan pangkal paha burung ini dan sisanya ditinggalkan begitu saja.

Bagaimana Cara Menjadi Warga Negara New Zealand?

Anda ingin menjadi warga negara New Zealand? Jika ya, mari kita mulai berhitung berapakah point yang kita miliki untuk menjadi warga negara Selandi Baru ini.

Dalam peraturan imigrasi Selandia Baru ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk mendaftar menjadi warga negara negeri Kiwi ini. Kriteria-kriteria ini dinilai dalam bentuk point dari setiap persyaratan yang kita penuhi. Jika jumlah point kita telah mencapai 140 point, maka peluang untuk menjadi warga negara Selandia Baru akan sangat besar.


Cukup sulit memang untuk memahami kriteria untuk menjadi warga negara Selandia Baru. Hal ini dikarenakan hampir setiap tahun terjadi perubahan kebijakan di departemen imigrasi negara ini. Maka langkah terbaik adalah selalu mengikuti perkembangan perubahan kebijakan itu di websitenya secara langsung. Silakan buka www.immigration.govt.nz untuk selalu meng-update berita terbaru mereka.

Jalur pendidikan

Ada beberapa jalur yang bisa kita gunakan untuk menjadi warga negara Selandia Baru. Jalur pertama adalah melalui jalur study atau pendidikan. Untuk jalur ini kita harus menyelesaiakan pendidikan di sini minimal selevel Diploma untuk mendapatkan 40 credit point. Selanjutnya setelah lulus kita harus mengejar untuk mendapatkan job offer dari perusahaan yang berhubungan atau berkaitan dengan bidang study yang kita pelajari sebelumnya, dari sini kita bisa mendapatkan minimal 30 point. Silakan buka website ini untuk mengetahui berapa skill (keahlian) yang saat ini dibutuhkan negara ini.

Skilled Migrant Category juga menjadi pertimbangan sendiri untuk mendapatkan persetujuan menjadi warga negara New Zealand. Saat ini skilled migrant category dibagi menjadi dua kategori, yaitu yang kategori jangka pendek (short term skilled migrant category) dan keahlian bersifat jangka panjang (long term skilled migrant category).

Usia kita yang di bawah 30 tahun akan menambah point yang lebih besar jika dibandingkan dengan pelamar yang usianya di atas 30 tahun. Kota tempat tinggal kita atau kota tempat mendapatkan pekerjaan juga memberikan point tersendiri. Saat ini Auckland adalah kota dengan point rendah. Maka jika Anda ingin menjadi warga negara sini, lebih baik mendapatkan job offer di kota yang lebih sepi seperti Wellington, Palmerston, Christchurch dan kota-kota kecil lainnya.


Jalur usaha (investasi) dan pekerjaan

Jika Anda mempunyai modal lebih, maka membuka usaha di Selandia Baru merupakan salah satu jalan untuk menjadi warga negara di sini. Bisnis bersifat jangka panjang memberikan kemudahan bagi Anda untuk mendapatkan visa paling tidak selama tiga tahun untuk memastikan bahwa bisnis yang Anda kelola berjalan dengan baik. Sesudah itu, silakan mengajukan diri untuk residency. Silakan buka link ini untuk membaca lebih jauh tentang bidang usaha apa yang memungkinkan kita untuk menjadi warga negara di sini.

Kesempatan untuk menjadi warga negara di New Zealand juga diberikan bagi kita yang telah mendapatkan pengalaman kerja selama 24 bulan di New Zealand dengan gaji pokok minimal NZ$50.000 pertahun. Silakan buka di sini untuk mengetahui cara melamarnya dan di sini untuk mengetahui persyaratan yang harus dipenuhi.


Jalur keluarga dan kerabat

Departemen imigrasi Selandia Baru juga memberikan peluang kepada kita untuk menjadi warga negaranya melalui jalur keluarga. Ada setidaknya empat kriteria yang memungkinkan kita untuk menjadi citizen sini melalui jalur keluarga. Detailnya silakan buka di sini.

Berikut ini adalah adalah beberapa syarat yang harus kita penuhi jika kita ingin menjadi warga negara Selandia Baru melalui jalur keluarga.

  • Partner – you are the husband, wife, defacto or civil union partner of a New Zealand citizen or permanent resident.
  • Dependent Child – you are a dependent child with a parent who is a New Zealand citizen or permanent resident.
  • Parent – you have a child who is a New Zealand citizen or permanent resident.
  • Brother, sister or adult child – you have a brother, sister or adult child who is a New Zealand citizen or permanent resident.

Demikian tulisan ringkas yang bisa saya sampaikan. Jika kurang jelas ada baiknya Anda langsung membuka website imigrasi Selandia Baru.

Bagaimana Cara Menjadi Warga Negara New Zealand?

Silakan baca artikel lengkapnya di www.andoyoanny.com.

Anda ingin menjadi warga negara New Zealand? Jika ya, mari kita mulai berhitung berapakah point yang kita miliki untuk menjadi warga negara Selandi Baru ini.

Dalam peraturan imigrasi Selandia Baru ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk mendaftar menjadi warga negara negeri Kiwi ini. Kriteria-kriteria ini dinilai dalam bentuk point dari setiap persyaratan yang kita penuhi. Jika jumlah point kita telah mencapai 140 point, maka peluang untuk menjadi warga negara Selandia Baru akan sangat besar.


Cukup sulit memang untuk memahami kriteria untuk menjadi warga negara Selandia Baru. Hal ini dikarenakan hampir setiap tahun terjadi perubahan kebijakan di departemen imigrasi negara ini. Maka langkah terbaik adalah selalu mengikuti perkembangan perubahan kebijakan itu di websitenya secara langsung. Silakan buka www.immigration.govt.nz untuk selalu meng-update berita terbaru mereka.